√ Pengertian Pertumbuhan Ekonomi, Ciri, Faktor dan Contohnya

Posted on

Pengertian Pertumbuhan Ekonomi, Ciri, Faktor dan Contohnya – Dalam dunia ekonomi, tentu akan selalu berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi. Nah mungkin kalian sering mendengar kata pertumbuhan ekonomi sebelumnya, ntah itu disekolah maupun di media. Ekonomi merupakan sesuatu yang selalu menarik untuk dibahas karena memang menyangkut masalah negara. Disini kita akan membahas sedikit tentang pertumbuhan ekonomi.

Memang banyak dari kita yang belum mengerti apa itu pertumbuhan ekonomi. StudiNews disini akan mencoba menerangkan apa itu pertumbuhan ekonomi, ciri-ciri pertumbuhan ekonomi, faktor-faktor apa saja yang mempengaruhinya dan contoh pertumbuhan ekonomi tersebut. Tidak perlu berlama-lama lagi, langsung saja kita bahas disini.

Pengertian Pertumbuhan Ekonomi, Ciri, Faktor dan Contohnya

Sebelum membahas lebih jauh mari kita ulas dulu apa itu pengertian pertumbuhan ekonomi.

Pengertian Pertumbuhan Ekonomi

Secara umum pertumbuhan ekonomi merupakan proses perubahan kondisi perekonomian suatu negara secara berkesinambungan menuju keadaan yang lebih baik selama periode tertentu. Pertumbuhan ekonomi dapat diartikan juga sebagai proses kenaikan kapasitas produksi suatu perekonomian yang diwujudkan dalam bentuk kenaikan pendapatan nasional. Adanya pertumbuhan ekonomi merupakan indikasi keberhasilan pembangunan ekonomi dalam kehidupan masyarakat.

Pengertian Pertumbuhan Ekonomi Menurut Para Ahli

Namun ada beberapa ahli yang mendefinisikan pertumbuhan ekonomi menurut riset dan pengalamannya. Simak uraian berikut ini.

1. Adam Smith

Menurut Adam Smith, pertumbuhan ekonomi adalah perubahan tingkat ekonomi pada suatu negara yang bertumpu pada adanya pertambahan penduduk. Dengan adanya pertambahan penduduk maka output atau hasil dari suatu negara akan ikut bertambah.

2. Sadono Sukimo (1985)

Menurut Sadono Sukimo, pengertian pertumbuhan ekonomi adalah perubahan tingkat kegiatan ekonomi yang berlaku dari tahun ke tahun. Untuk mengetahui pertumbuhannya, maka harus dilakukan perbandingan pendapatan nasional negara dari tahun ke tahun, yang kita kenal dengan laju pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga:  √ 10 Pengertian Komunikasi Bisnis Menurut Para Ahli Lengkap

3. Budiono (1994)

Menurut Budiono, pengertian pertumbuhan eknomoi adalah sebuah proses pertumbuhan output perkapita jangka panjang yang terjadi apabila ada peningkatan output yang bersumber dari proses intern perekonomian itu sendiri dan sifatnya sementara. Artinya, pertumbuhan tersebut sifatnya self generating yang menghasilkan suatu kekuatan atau momentum untuk kelangsungan pertumbuhan ekonomi di periode berikutnya.

4. M. P. Todaro

Menurut Budiono, pengertian pertumbuhan ekonomi adalah sebuah proses yang mantap dimana kapasitas produksi suatu perekonomian mengalami peningkatan sepanjang waktu dan menghasilkan peningkatan pendapatan nasional.

5. Prof. Simon Kuznets

Menurut Prof. Simon Smith Kuznets, pengertian pertumbuhan ekonomi adalah kenaikan jangka panjang dalam kemampuan sebuah negara untuk menyediakan berbagai jenis barang ekonomi kepada masyarakatnya. Kemampuan tersebut tumbuh seturut dengan perkembangan teknologi, ideologi, dan penyesuaian kelembagaan negara tersebut.

6. Menurut Para Ekonom Klasik

Beberapa ekonom klasik (Adam Smith, David Ricarado, Thomas Robert Malthus, dan John Stuart Mill) dan juga ekonom neoklasik (Robert Sollow, Trevor Swan), setidaknya ada empat faktor yang mempengaruhi eknomi sebuah negara, diantaranya:

  • Jumlah penduduk
  • Jumlah stok barang modal
  • Luas tanah dan kekayaan alamnya
  • Kemajuan teknologi

Ciri-ciri Pertumbuhan Ekonomi

Dari riset para ilmuwan tentang pertumbuhan ekonomi seperti Prof. Simon Kuznets, beliau mengatakan ada 6 ciri pertumbuhan ekonomi yang muncul berdasarkan produk Nasional dan komponennya, tenaga kerja, penduduk dan lain sebagainya. Berikutnya penjelasannya.

  1. Terjadi laju pertumbuhan penduduk dan produk per kapita yang cepat
  2. Adanya peningkatan produktivitas masyarakat
  3. Terjadi perubahan struktural yang tinggi
  4. Adanya urbanisasi dalam suatu negara
  5. Melakukan ekspansi ke negara maju
  6. Terjadinya arus barang, modal, dan manusia antar bangsa-bangsa di dunia

Faktor-faktor Pertumbuhan Ekonomi

Setelah membahas pengertian dan ciri-ciri dari pertumbuhan ekonomi, sekarang mari kita bahas faktor apa saja yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi.

1. Sumber Daya Manusia

Sumber Daya Manusia adalah salah satu indikator pertumbuhan ekonomi suatu negara. Faktor SDM dapat mempercepat atau justru memperlambat proses pertumbuhan ekonomi. Sebagai contoh, ketika suatu negara memiliki peningkatan jumlah pengangguran terhadap penduduknya maka negara tersebut dapat dikatakan sedang mengalami kemunduran. Penurunan kualitas sumber daya manusia menyebabkan peningkatan jumlah pengangguran yang diperparah dengan semakin sedikitnya lapangan pekerjaan. Meningkatnya pengangguran bisa memicu semakin tingginya kemiskinan masyarakat.

Baca Juga:  √ 22 Pengertian Investasi Menurut Para Ahli (Pembahasan Lengkap)

Hal ini tentu saja akan berpengaruh terhadap permintaan masyarakat terhadap barang dan jasa dari suatu bisnis atau perusahaan. Masyarakat akan cenderung menghemat pendapatannya dan hanya membelanjakannya untuk hal-hal yang primer saja.

2. Sumber Daya Alam

Indonesia adalah negara yang kaya akan sumber daya alamnya. Namun, kekayaan SDA tersebut tidak dibarengi dengan kualitas SDM yang baik untuk mengelolanya. Alhasil, Indonesia seringkali melakukan ekspor barang mentah dan mengimpornya kembali saat barang yang sudah jadi dengan harga yang lebih mahal. Dengan keterbatasan pengelolaan sumber daya alam ini mengharuskan suatu bisnis atau perusahaan yang bergerak di bidang pengelolaan bahan mentah seringkali harus mengimpor bahan dasar dari luar negeri sehingga mengakibatkan produk perushaan jauh lebih mahal daripada ketika harus mendapatkannya dari dalam negeri.

Inilah yang seringkali menjadi dilema di masyarakat kita. Karena masih banyak produk-produk dalam negeri yang dinilai mahal yang membuat permintaannya menurun.

3. Kemajuan IPTEK

Suatu negara dikatakan maju dalam ekonomi ketika mengalami peningkatan dalam penggunaan ilmu pengetahuan dan teknologinya. Tak terkecuali pada suatu perusahaan yang mengedepankan teknologi untuk menghasilkan suatu barang dan jasa yang lebih efisien.

Penggunaan teknologi yang sudah maju mengindikasikan bahwa perusahaan tersebut mampu menghasilkan produk lebih cepat dan efisien. Teknologi dalam hal peralatan produksi yang digunakan dapat membantu meminimalisir serapan tenaga kerja sehingga anggaran untuk pegawai dapat dipangkas dan digunakan untuk keperluan lain.

Namun, untuk bisnis yang sedang berkembang umumnya masih sulit untuk menerapakan teknologi dalam usahanya. Karena pembelian peralatan modern dinilai masih mahal dan harus mengimpor dari luar negeri.

4. Tingkat Inflasi

Inflasi juga merupakan salah satu gejala yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi. Inflasi adalah kejadian dimana laju peredaran rupiah tak terkendali. Meningkatnya harga-harga berpengaruh terhadap produktifitas bahan baku karena menyebabkan peningkatan biaya operasi perusahaan untuk pemasokan bahan baku. Tidak hanya itu, adanya inflasi akan mempengaruhi gaji pegawai suatu perusahaan.

Baca Juga:  √ 21 Pengertian Akuntabilitas Menurut Para Ahli (Pembahasan Lengkap)

Terdapat dua tipe inflasi yang dapat berpengaruh langsung terhadap bisnis perusahaan yaitu cos-push inflation dan deman-pull inflation. Cos-push inflation adalah harga produk naik karena perminataan masyarakat naik dan deman-pull inflation adalah kenaikan permintaan masyarakat menyebabkan kenaikan harga barang dan jasa.

5. Tingkat Suku Bunga

Perkembangan ekonomi mempengaruhi tingkat suku bunga suatu negara. Pertumbuhan ini cenderung membuat tingkat suku bunga mengalami kenaikan karena adanya peningkatan pendapatan masyarakat. Suku bunga yang tinggi berpengaruh buruk terhadap bisnis atau perusahaan yang umumnya menggunakan modal pinjaman untuk meningkatkan kualitas perusahaan.

Selain itu, adanya suku bunga yang tinggi mempengaruhi permintaan investasi yang rendah tentu ini berdampak buruk terhadap saham perusahaan. Alasannya karena investor lebih menyukai tabungan konvensional daripada harus menginvestasikan uangnya ke perusahaan.

Perkembangan suatu bisnis sangat dipengaruhi secara langsung dari hasil pertumbuhan ekonomi di negara. Kesimpulan yang bisa didapatkan adalah ketika pertumbuhan kearah yang lebih baik maka permintaan masyarakat terhadap barang dan jasa juga akan naik begitu juga sebaliknya.

Pengertian Pertumbuhan Ekonomi, Ciri, Faktor dan Contohnya

Contoh Pertumbuhan Ekonomi

Berikut adalah beberapa contoh tentang pertumbuhan ekonomi di negara kita.

  • Perkembangan infrastruktur seperti pembangunan jalan tol di berbagai wilayah dan pembangunan sarana kereta api di Sulawesi pada tahun 2017.
  • Meningkatnya industri manufaktur di Indonesia tahun 2015 bahkan dimasukkan ke dalam 10 besar industri manufaktur di dunia.
  • Produk Indonesia seperti Indomie diterima pasar dan jadi primadona di berbagai negara.
  • Pertumbuhan sektor industri pangan di Indonesia tahun 2010.
  • Produksi jagung di Indonesia meningkat tajam tahun 2017 dan berhasil menekan impor.
  • Tahun 2017, Indonesia berhasil mengekspor besar ke Malaysia sebanyak 20 ton.

Demikianlah pembahasan kita mengenai Pengertian Pertumbuhan Ekonomi, Ciri, Faktor dan Contohnya. Semoga artikel diatas bisa menambah pengetahuan kita tentang materi pertumbuhan ekonomi. Sekian dan terimakasih.

5 (100%) 5 votes