√ Pengertian Perusahaan Manufaktur, Fungsi dan Cirinya (Lengkap)

Posted on

Pengertian Perusahaan Manufaktur, Fungsi dan Cirinya (Lengkap) – Pada kesempatan kali ini akan dibahas mengenai manufaktur, masih banyak diantara kita yang belum mengetahui apa itu manufaktur, bagaimana fungsi, ciri dan apa contoh dari manufaktur perusahaan tersebut. Nah untuk mengetahuinya marilah kita simak penjelasan berikut ini:

Pengertian Perusahaan Manufaktur, Fungsi dan Cirinya (Lengkap)

Mari kita bahas pengertianmanufaktur terlebih dahul dengan seksama.

Pengertian Manufaktur

Secara umum, perusahaan manufaktur adalah suatu jenis perusahaan yang mengaplikasikan peralatan, mesin, dan tenaga kerja untuk mengolah bahan mentah menjadi barang jadi yang bernilai jual.

Dalam artian lain, kagiatan utama dari manufaktur perusahaan adalah mengelola yaitu mengelola bahan mentah menjadi barang jadi yang memiliki nilai jual dan dipasarkan dalam skala besar kepada konsumen.

Kegiatan perusahaan ini pada dasarnya merupakan suatu proses produksi dengan memperhatikan Standar Operasional Prosedur (SOP) tertentu sebagai acuan dalam bekerja. Pada umumnya jenis perusahaan ini melakukan kegiatan produksi pada skala besar.

Fungsi Perusahaan Manufaktur

Adapun secara umum, fungsi perusahaan manufaktur adalah sebagai berikut:

Baca Juga:  √ Pengertian Sistem, Elemen, Jenis, Ciri dan Unsurnya (Lengkap)

1. Fungsi Produksi

Fungsi ini adalah sebagai kegiatan utama dari manufactury company, yakni mengolah bahan mentah menjadi suatu barang jadi yang siap dipasarkan kepada konsumen. Dalam kegiatan seperti ini membutuhkan suatu biaya, misal biaya bahan baku, gaji pekerja produksi, biaya perawatan mesin, dan lain sebagainya.

2. Fungsi Pemasaran

Fungsi pemasaran ini bertujuan untuk mencapai suatu tujuan dari kegiatan perusahaan tersebut, yaitu mendapatkan keuntungan dari menjual sebuah produk yang dihasilkan.

3. Fungsi Keuangan

Fungsi keuangan ini adalah sebagai penyediaan berbagai kebutuhan dana yang diperlukan dan dibutuhkan oleh perusahaan untuk berbagai kegiatannya, baik itu kegiatan produksi maupun upaya pengembangan perusahaan.

4. Fungsi Administrasi dan Umum

Fungsi administrasi dan umum ini merupakan fungsi yang berkaitan dengan suatu kebijakan, pengawasan, dan pengarahan, sehingga kegiatan tersebut dapat berjalan secara efektif dan efisien. Dalam kegiatan ini juga membutuhkan biaya, seperti biaya personalia, biaya akuntansi, dan lain sebagainya.

Ciri-Ciri Perusahaan Manufaktur

Adapun ciri-ciri manufactury company yang tidak terdapat pada industri lainnya adalah sebagai berikut:

1. Proses Pengolahan Produk

Pada kegiatan proses pengolahan produk ini, yakni dilakukan dengan pengolahan bahan mentah menjadi barang jadi yang mana prosesnya membutuhkan waktu dan tenaga yang cukup besar. kemudian barang siap jadi tersebut dijual kepada konsumen melalui proses pemasaran.

2. Mesin Berskala Besar

Pada kegiatan manufactury company ini menggunakan mesin-mesin dan peralatan dengan skala besar agar dapat menghasilkan suatu produk dalam jumlah tertentu serta kualitas tertentu. Akan tetapi, kegiatan produksi ini masih tetap membutuhkan  tenaga profesional untuk dapat mengendalikan mesin-mesin dan peralatan tersebut.

3. Biaya Produksi

Agar dapat menghasilkan suatu produk jadi yang berkualitas dengan jumlah yang sangat besar, maka diperlukan biaya yang besar pula untuk mendukung kegiatan produksi tersebut. Seperti untuk pengadaan bahan baku, perawatan mesin, biaya tenaga kerja, dan lain sebagainya.

Baca Juga:  √ 26 Pengertian Metode Menurut Para Ahli (Pembahasan Lengkap)

4. Proses Produksi

Pada proses produksi ini, perusahaan manufaktur biasanya sangat kompleks sehingga membutuhkan pembagian tugas dan koordinasi yang baik antar divisi. Seperti tenaga operator mesin bekerja, harus memastikan mesin tersebut bekerja sesuai dengan fungsinya. Kemudian bagian quality control bekerja untuk memastikan produk yang dihasilkan sesuai dengan standar dan layak dijual ke pasar.

5. Pemasaran dan Penjualan

Kegiatan produksi sangat berkaitan dengan suatu proses pemasaran dan penjualan produk. Jika tanpa adanya pemasaran dan penjualan yang baik maka proses produksi akan mengalami suatu masalah. Perusahaan manufaktur pada umumnya melakukan berbagai upaya pemasaran semaksimal mungkin agar penjualan produknya meningkat. Seringkali bahkan perusahaan mengeluarkan biaya yang besar untuk melakukan kegiatan promosi agar produknya lebih dikenal masyarakat dan menarik minat konsumen untuk membelinya.

Contoh Perusahaan Manufaktur

Adapun beberapa contoh perusahaan manufaktur yang terdapat di Indonesia adalah sebagai berikut:

1. Industri Otomatif

Ini merupakan manufaktur yang mana proses produksinya memanfaatkan teknologi tingkat tinggi. Ada beberapa produk yang dihasilkan oleh industri otomotif, yakni mobil, motor, pesawat dan lain sebagainya. Adapun beberapa contoh perusahaan yang bergerak di industri diantaranya adalah

  • Astra International Tbk
  • Astra Otopart Tbk
  • Indo Kordsa Tbk
  • Goodyear Indonesia Tbk

2. Industri Tekstil dan Garmen

Industri ini merupakan industri yang megolah kapas menjadi benang. Kemudian mengolah benang menjadi kain sehingga nantinya dapat digunakan sebagai bahan pakaian. Seperti baju, celana, dan lain sebagainya. Adapun beberapa contoh perusahaan yang bergerak di dalam industri tekstil dan garmen adalah:

  • Asia Pasific Fibers Tbk
  • Argo Pantes Tbk
  • Eraytex Djaya Tbk
  • Centex Tbk
  • Apac Citra Centertex Tbk

3. Industri Elektronik

Sama halnya dengan otomatif, industri elektronik juga merupakan manufaktur yang dalam kegiatan produksinya menggunakan teknologi tingkat tinggi. Beberapa produk yang dihasilkan oleh industri antara lain komputer, televisi, laptop, handphone, kulkas, AC, kipas angin, dan lain sebagainya. Contoh perusahaan manufaktur yang bergerak dalam bidang industri elektronik adalah Sat Nusa Persada Tbk.

Baca Juga:  √ Pengertian Mahasiswa Menurut Para Ahli Beserta Peranannya Lengkap

4. Industri Makanan dan Minuman

Pada industri ini adalah perusahaan manufaktur yang mengolah bahan mentah yang menjadi makanan dan minuman yang siap dikonsumsi dan konsumen. Beberapa produk yang dihasilkan pada industri ini misalnya maakanan kemasan, minuman kemasan, makanan ringan, dan jenis makanan dan minuman lainnya. Adapun contoh perusahaan manufaktur pada industri ini adalah

  • Cahaya kalbar Tbk
  • Akasha Wira Internasional Tbk
  • Davomas  Abadi Tbk
  • Indofood CBP Sukses Makmur Tbk

Demikianlah penjelasan singkat mengenai Pengertian Perusahaan Manufaktur, Fungsi dan Cirinya (Lengkap). Semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan kita. Sekian dan terimakasih.

5 (100%) 8 votes