√ Pengertian Sketsa, Unsur, Jenis & Tujuannya (Bahas Lengkap)

Posted on

Pengertian Sketsa, Unsur, Jenis & Tujuannya (Bahas Lengkap) – Pada kesempatan kali ini, StudiNews akan menjelaskan mengenai sketsa. Sketsa itu pada dasarnya menjadi sebuah karya seni yang berdiri sendiri dan berupa gambar yang dibuat selesai atau menjadi dasar untuk menghasilkan sebuah gambar atau lukisan. Sketsa ini memiliki daya tarik sendiri dan ciri khas bagi peminatnya.

Untuk mengetahui penjelasan mengenai arti sketsa, unsur-unsur sketsa, jenis sketsa dan juga tujuannya. Maka simaklah penjelasan sebagai berikut:

Pengertian Sketsa, Unsur, Jenis & Tujuannya (Bahas Lengkap)

Mari kita bahas pengertian sketsa terlebih dahulu dengan seksama.

Pengertian Sketsa

Adapun pengertian sketsa yang dikemukakan oleh beberapa ahli adalah

  1. Linda Murray dan Peter
    Sketsa adalah rancangan kasar dari suatu komposisi atau sebagian besar dari komposisi dibuat demi kepuasan pribadi.
  2. H.W Flower
    Sketsa adalah begitu saja tanpa sebuah persiapan.
  3. But. Muchtar
    Sketsa adalah sebuah ungkapan yang paling esensial, yang memiliki fungsi sebagai media dalam proses kreativitas dan juga sekaligus sebagai karya.
  4. Effendi
    Sketsa adalah sebuah perpaduan dari melihat, merasakan, menghayati, berpikir, ekspresi, empati dan bersikap. Sketsa adalah kepekaan dari suatu intuisi.
  5. Kamus Besar Bahasa Indonesia
    Sketsa adalah

    • Lukisan cepat (hanya garis-garis besarnya)
    • Gambar rancangan, rengrengan, denah, bagan
    • Pelukisan dengna kata-kata terkait suatu hal berupa garis besar; tulisan singkat; ikhtisar ringkas;
    • Berupa adegan pendek di tiap pertunjukan drama (Muliono, Anton 1995).”

Unsur-Unsur Sketsa

Meskipun sketsa itu sederhana, akan tetapi ada unsur-unsur untuk membangunnya. Adapun unsur-unsur sketsa adalah sebagai berikut:

1. Garis

Unsur pertama dalam mebuat sketsa adalah garis. Garis pada sketsa terdiri dari garis datar (vertikal dan horizontal) dan garis melengkung. Garis inilah yang dapat membentuk bidang pada gambar.

2. Bidang

Bidang adalah garis-garis yang disatukan. Pada hakikatnya, bidang ini menjelaskan bagian kecil dari gambar yang dibuat karena merupakan bagian dari bentuk. beberapa bidang atau secara keseluruhan jika disatukan maka akan menjadi sebuah bentuk.

3. Bentuk

Bentuk merupakan gabungan dari beberapa bidang sehingga gambar tersebut dapat memiliki arti ataupun makna dan dapat dikenali. Bentuk sudah terlihat utuh sebagai gambar yang menjelaskan tentang sesuatu, baik benda ataupun keadaan. Untuik memperjelas, maka dibutuhkan warna dan pencahayaan.

4. Warna

Warna pada dasarnya yang terbentuk dari sebuah sketsa adalah hitam dan putih. Kombinasi dari warna hitam dan putih dapat menghasilkan warna abu-abu sebagai efek gelap dan terang dari sebuah gambar atau adanya efek dari pencahayaan.

5. Efek Pencahayaan

Efek pencahayaan ini merupakan efek yang diberikan agar sebuah gambar yang dihasilkan terlihat tegas. Efek ini sangat penting agar tidak hanya kumpulan  berupa garis-garis biasa yang disatukan dan menghasilkan bentuk. Akan tetapi, lebih mempertegas dan memperjelas sebuah gambar sketsa.

Jenis-Jenis Sketsa

Sketsa terdiri dari beberapa jenis berdasarkan peninjauan pengerjaan sketsa, yaitu:

1. Gambar Garis Besar

Jenis gambar garis besar ini adalah jenis sketsa yang hanya berupa garis besar yang membentuk garis besar dan rincian gambar secara sederhana. Gambar garis besar ini adalah sebuah gambar yang tidak selesai, atau biasa disebut dengan pola awal dari sebuah gambar.

2. Sketsa Cepat

Sketsa cepat merupakan gambar garis besar yang sudah selesai. Pada sketsa cepat ini sudah berwujud bentuk dari gambar.

3. Studi Citra

pada jenis studi citra ini, hanya berupa coretan dengan cepat dan menunjukkan bentuk gambar secara umum. Jenis yang satu ini masih kurang terperinci dalam penataan pencahayaan, akan tetapi sudah menunjukkan sebuah bentuk gambar.

Tujuan Sketsa

Adapun manfaat atau tujuan dari sketsa adalah sebagai berikut:

  1. Sebagai media untuk studi bentuk, anatomi, proporsi, komposisi dan sebagainya dalam mempelajari objek yang diinginkan.
  2. Sebagai media latihan untuk menggores dengan lancar, bebas dan spontan, sesuai dengan suatu bentuk objek yang dipilih.
  3. Sebagai media ekspresi, dalam bentuk seni sketsa murni.
  4. Sebagai media eksplorasi untuk mendapatkan ide atau gagasan yang akan dituangkan dalam karya seni rupa, seperti lukis, desain, patung, dan lain sebagainya. Sketsa ini dibuat sebagai rancangan karya yang akan dibuat).

Demikianlah penjelasan mengenai Pengertian Sketsa, Unsur, Jenis & Tujuannya (Bahas Lengkap), Semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan. Sekian dan Terimakasih.

5 (100%) 11 votes

Baca Juga:  √ Pengertian Dongeng, Ciri, Jenis, Unsur, Fungsi & Strukturnya