√ Pengertian Indikator, Fungsi dan Macamnya (Bahasan Lengkap)

Posted on

Pengertian Indikator, Fungsi dan Macamnya (Bahasan Lengkap) – Istilah indikator sering kita temukan dalam kehidupan sehari-hari. Indikator pada dasarnya merupakan variabel kendali yang dapat digunakan untuk mengukur perubahan yang terjadi pada sebuah kejadian ataupun kegiatan.

Pengertian Indikator, Fungsi dan Macamnya (Bahasan Lengkap)

Pada kesempatan kali ini StudiNews akan membahas mengenai indikator, fungsi, dan juga macamnya. Untuk mengetahuinya langsung saja kita simak penjelasannya sebagai berikut:

Pengertian Indikator

Secara umum indikator merupakan segala sesuatu yang dapat digunakan sebagai petunjuk atau standar dasar sebagai acuan dalam mengukur adanya perubahan pada suatu kegiatan ataupun kejadian.

Adapun penggunaan indikator ini cukup banyak ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, sebagai contoh rice cooker yang memiliki lampu indikator sebagai penanda apakah sudah masak atau belum.

Pengertian Indikator Menurut Para Ahli

Berikut ini adalah definisi indikator menurut ahlinya.

1. Darwin Syah

Indikator adalah suatu ciri atau tanda yang menunjukkan bahwa para peserta didik telah memenuhi standar kompetensi pendidikan yang telah ditetapkan dan diberlakukan.

2. Lawrence Green

Indikator merupakan variabel yang dapat menunjukkan ataupun mengindikasikan kepada penggunanya tentang kondisi tertentu, sehingga dapat digunakan untuk mengukur perubahan yang terjadi.

3.  World Health Organization (WHO)

Indikator merupakan suatu variabel yang dapat membantu penggunanya dalam kegiatan pengukuran berbagai perubahan yang terjadi baik secara langsung maupun tidak langsung.

Baca Juga:  √ Pengertian Teknologi, Jenis dan Manfaatnya (Pembahasan Lengkap)

4. KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia)

Indikator merupakan segala sesuatu yang dapat memberikan keterangan ataupun petunjuk.

Fungsi Indikator

Pada hakikatnya indikator adalah suatu penanda terjadinya suatu perubahan dalam kegiatan atau kejadian tertentu. Nah jika dilihat dari arti indikator sendiri, ada beberapa fungsi indikator secara umum, diantaranya adalah

  • Sebagai pedoman bagi pengguna dalam menyusun alat ukur
  • Untuk alat petunjuk adanya suatu perubahan dalam suatu kegiatan ataupun kejadian tertentu
  • Sebagai pedoman dalam merencanakan dan melaksanakan segala sesuatu yang berkaitan dengan suatu kegiatan
  • Sebagai upaya dalam pengembangan kegiatan sesuai dengan karakteristik, potensi, kebutuhan, dan lingkungan
  • Sebagai pedoman dalam memberikan penilaian terhadap suatu hasil kegiatan.

Macam-macam Indikator

Ada tiga jenis indikator sesuai dengan penjelasan arti indikator, diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Indikator Pendidikan

Indikator pendidikan merupakan indikator yang dapat ditemukan pada seluruh instansi pendidikan. Indikator ini bersifat wajib dan dibuat oleh pengelola pendidikan.

Adapun fungsi indikator pendidikan adalah untuk menilai efektivitas pendidikan yang diberikan kepada para siswa dan merupakan hasil dari kompetensi dasar yang bersifat spesifik dan menyeluruh. Indikator juga dapat dijadikan sebagai penilaian untuk mengetahui tingkat pemahaman dan penguasaan materi oleh siswa. Indikator ini dibuat dengan menyesuaikan karakteristik instansinya, visi, misi dan potensi peserta didik.

2. Indikator Kerja

Pada indikator kerja memiliki konsep yang hampir sama dengan indikator penelitian, yang membedakan hanya objeknya saja. Di dalam dunia kerja yang menjadi suatu indikator adalah kualitas kinerja setiap karyawan yakni ketetapan waktu (disiplin), kualitas atau kuantitas pekerjaan, efektifitas dan beberapa parameter lainnya.

Selain menggunakan metrik non finansial, ada beberapa organisasi kerja yang juga menggunakan metrik finansial sebagai indikator untuk menilai kemajuan organisasinya. Sehingga dengan hal tersebut dapat dijadikan sebagai acuan dalam menilai karyawannya.

Baca Juga:  √ Pengertian Sistem, Elemen, Jenis, Ciri dan Unsurnya (Lengkap)

Pengertian Indikator, Fungsi dan Macamnya

3. Indikator Penelitian

Indikator penelitian merupakan tolak ukur yang digunakan dalam sebuah penelitian yang bersifat ilmiah seperti penelitian lingkungan, reklamasi, bioteknologi, dan lain sebagainya. Indikator penelitian memiliki cakupan yang lebih luas, dan dalam setiap penelitian memiliki indikator yang berbeda.

Sebagai contoh suatu indikator penelitian pada anak SMP, yakni indikator asam basa yang digunakan untuk mengetahui sifat asam atau basa pada sebuah larutan atau bentuk sampel lainnya. Indikator asam basa juga dapat menggunakan beberapa alat atau bahan seperti pH meter, indikator universal dan lain sebagainya.

Nah itulah tadi penjelasan singkat mengenai Pengertian Indikator, Fungsi dan Macamnya (Bahasan Lengkap). Semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan. Terimakasih 🙂

√ Pengertian Indikator, Fungsi dan Macamnya (Bahasan Lengkap)
5 (100%) 7 vote[s]