Galaksi Bima Sakti : Pengertian, Teori, & Karakteristiknya

Posted on

Galaksi Bima Sakti : Pengertian, Teori, & Karakteristiknya – Apakah anda pernah mendengar istilah galaksi bima sakti? Lantas apakah itu galaksi bima sakti? Pada artikel ini Studi News akan menjelaskan mengenai apa itu galaksi bima sakti beserta dengan teori dan karakteristiknya. Mari simak penjelasan berikut.

Galaksi Bima Sakti : Pengertian, Teori, & Karakteristiknya

Mari kita bahas terlebih dahulu mengena pengertian galaksi bima sakti.

Pengertian Galaksi Bima Sakti

Galaksi bima sakti atau yang disebut juga dengan istilah Milky Way Galaxy. Pengertian dari Galaksi Bima Sakti yaitu Galaksi yang menjadi tempat tinggal kita.

Galaksi Bima Sakti sendiri termasuk dalam salah satu Galaksi yang menjadi tempat tinggal manusia, yang mana galaksi ini tersusun oleh matahari dan benda langit lainnya yang terikat dalam satu garvitasi dan membentuk spiral dengan warna seperti susu.

Sejarah Terciptanya Galaksi Bima Sakti

Dimulai dari berkisar antara 600 juta tahun setelah terjadinya big bang, bintang bintang purba yang ukurannya utuh dan juga padat terbentuk setelah melaui masa kegelapan yang cukup panjang.

Bintang-bintang purba tersebut yang nantinya akan menyusun Galaksi Bima Sakti. Susunan yang membentuk bintang-bintang purba ini merupakan kabut hidrogen yang menyebabkan era kegelapan.

Ketika bintang-bintang purba tersebut terbentuk era kegelapan itu seudah berakhir. Faktor utama yang menjadi penyebab dari terbentuknya bintang purba ini yaitu gaya gravitasi.

Karakteristik Galaksi Bima Sakti

Karakteristik dari galaksi bima sakti diantaranya yaitu:

  • Apabila dilihat dari segi bentuknya, galaksi Bima Sakti memiliki bentuk yang spiral menyerupai jalan.
  • Jika dilihay dari kemiripan bentuknya terhdap suatu benda, yang mana disebutkan bahwa galaksi ini mempunyai bentuk yang mirip seperti cakram.
  • Apabila dilihat dari segi warnanya, galaksi sendiri mempunyai warna yang menyerupai dengan warna susu.
  • Garis tengah maupun diameter daro Galaksi ini berkisar antara 100.000 tahun cahaya.
  • Bagian pusat galaksi sendiri mempunyai diameter sekitar 3,26 tahun cahaya.
  • Rata-rata garis tengahnya diperkirakan mempunyai ketebalan rata-rata  antara 1000 tahun cahaya.
  • Bima saktisendiri mempunyai 200-400 miliar bintang.
  • Piringan gas bima sakti mempunyai ketebalan sekitar 12000 tahun cahaya.
  • Kecepatan rotasi dari galaksi bima sakti sendiri yakni 914.000 km/jam.
  • Jika dilihat dari segi usianya, bima Sakti memupai usia 4,5 tahun cahaya yang mana lebih tua dari matahari.
  • Galaksi Bima Sakti memancarkan cahaya yang terang, akan tetapi cahaya tersebut terhalang oleh galaksi lain.
Baca Juga:  √ Pengertian Pencemaran Lingkungan, Dampak & Cara Mencegahnya

Galaksi Bima Sakti : Pengertian, Teori, & Karakteristiknya

Teori Terciptanya Galaksi Bima Sakti

Diambil dari beberapa teori terciptanya galaksi bima sakti tersebut, salah satunya dari teorinya yaitu teori spekulasi fowler. Teori spekulasi fowler ini dikemukakan oleh seoranga ilmuwan yang bernama Fowler sekitar pada tahun 1957.

Fowler menguraikan bahwa 12.000 juta tahun yang lalu, galaksi masih berbentuk gas hidrogen yang memiliki diamter yang sangat besar. Hidrogen ini terus beralih dengan gerakan rotasi sehingga menciptakan bulat, yang disebabkan karenan memiliki gaya berat maka mendapati peregangan.

Struktur pencipta galaksi ini mendapati gerakan yang berganti arah secara perlahan dan serta memiliki berat jenis yang besar sehingga dari situ terciptanya bintang-bintang. Setelah berpuluh-puluh ribu tahun, suhu dari bintang-bintang tersebut semakin lama menjadi semakin menyusut.

Bentuk bintang tersebut lebih condong dan konsisten seperti keadaan matahari. Teori ini dipercayai oleh para ahli berlangsung terhadap inti galaksi, yaitu lokasi terciptanya bintang-bintang baru baik secara lembut maupun eksplosif.

Dari teori tersebut diuraikan bahwa galaksi sendiri tercipta dari himpunan gas hidrogen yang membeku yang selanjutnya menciptakan bintang.

Bintang itu akan tercerai berai, namun sebab terkait gaya gravitasinya ia kembali menggabung pada daerah yang luas serta menciptakan galaksi, begitu pula dengan galaksi bima sakti.

Itulah penjelasan mengenai Galaksi Bima Sakti : Pengertian, Teori, & Karakteristiknya dari Studi News. Semoga artikel ini bisa menambah wawasan ilmu pengetahuan anda, sekian dari kami terima kasih.