Jenis-Jenis Seni Lukis : Pengertian, Unsur, dan Tekniknya

Posted on

Jenis-Jenis Seni Lukis : Pengertian, Unsur, dan Tekniknya – Pada kesempatan kali ini Studi News akan menjelaskan memgenai apa itu seni lukis yang meliputi unsur, teknik, dan beserta dengan jenis-jenis seni lukir. Yang mana pembahasan ini akan dijelaskan secara tuntas dan spesifik.

Jenis-Jenis Seni Lukis : Pengertian, Unsur, dan Tekniknya

Sebelum memasuki ke jenis-jenis dari seni lukis alangkah baiknya kita mengetahui pengertiannya terlebih dahulu.

Pengertian Seni Lukis

Seni lukis yaitu sebuah cabang dari seni rupa yang tercipta yang merupakan dari hasil imajinasi seniman dan diekspresikan melalui media garis, warna, tekstur, gelap terang, ataupun bidang dan bentuknya.

Seni lukis sendiri disajikan pada bidang dua dimensi yaitu seperti kanvas, kertas, papan, dan berbagai bidang dua dimensi laninya. Hasil dari jarya dari seni lukis sendiri disebut juga dengan lukisan.

Teknik Seni Lukis

Berikut adalah beberapa teknik yang terdapat pada seni lukis diantaranya yaitu:

1. Teknik Aquarel

Teknik aquarel merupakan teknik melukis yang memakai bahan car air (aquarel) dengan sapuan warna tipis sehingga terbentuklah lukisan yang dihasilkan transparan.

Baca Juga:  √ Pengertian Seni Musik, Jenis dan Unsurnya (Pembahasan Lengkap)

2. Teknik Plakat

Teknik plakat yakni teknik melukis dengan menggunakan bahan cat air, cat akrilik, maupun dengan menggunakan cat minyak dengan sapuan tebal serta komposisi yang tebal sehingga akan memberi kesan yang colorful terhadap karya yang dihasilkan.

3. Teknik Spray

Teknik spray yakni teknik melukis yang dilakukan dengan cara menyemprotkan cat ke media lukis. Dengan menggunakan teknik spray ini, sehingga lukisan yang akan dihasilkan akan menjadi lebih halus serta terlihat lebih visual, misalnya seperti graffiti.

4. Teknik Pointilis

Teknik pointilis merupakan teknik melukis yang memakai titik guna menghasilkan sebuah lukisan yang menawan. Melukis dengan memakai teknik ini memerlukan kesabaran yang ekstra. Pelukis sering memakai gradasi warna guna mengatur gelap terang pada lukisannya.

5. Teknik Tempera

Teknik tempera yaitu teknik lukis yang menggunakan kuning telur dalam cat sebagai bahan perekat. teknik tersebut dapat dipakai pada dengan mengunakan media kayu, kanvas, maupaun pada media tembok.

6. Teknik Basah

Teknik basah merupakan teknik melukis yang dilakukan dengan cara mengencerkan cat minyak dengan menggunakan minyak cat atau linseed oil, sekiranya cat sudah diencerkan barulah di aplikasikan pada kanvas.

7. Teknik Kering

Teknik kering merupakan tekni melukis yang menggunakan cat minyak dan tanpa menggunakan minyak cat.

8. Teknik Campuran

Teknik campur merupakan teknik melukis yang menggunakan perpaduan antara teknik basah dan juga teknik kering. teknik ini umumnya diawali dengan pemakaian teknik kering terlebih dahulu yang selanjutnya teknik basah dengan cara memblok warna dengan menambahkan intensitas minyak cat secara perlahan hingga lukisan jadi.

Unsur – Unsur Seni Lukis

1. Unsur Visual

  • Garis (line)
  • Bidang (field)
  • Ruang (space
  • Warna (color)
Baca Juga:  √ Pengertian Mitos, Ciri, Fungsi, Jenis, Unsur dan Contohnya

2. Unsur Non Visual

  • Imajinasi
  • Pandangan hidup dan pengalaman
  • Konsep
  • Sikap estetik dan artistik

Alat Dan Bahan Seni Lukis

  • Kuas
  • Palet
  • Alat pembersih kuas
  • Pisau palet
  • Easel (penjepit kanvas)
  • Cat lukis

Jenis-Jenis Seni Lukis

Berikut ini adalah beberapa jenis dari seni lukis diantaranya yaitu

1. Klasisme

Aliran Klasisme merupakan jenis senilukis yang bercorak klasik Yunani dan Romawi ditambah dengan wujud gambar yang realistis. Bumbu-bumbu realistis yakni memiliki wujud tampilan lukisan yang dibuat semirip-miripnya dengan wujud aslinya.

2. Romantisme

Aliran romantisme merupakan jenis senilukis yang memiliki ciri khas dan nilai-nilai dari sebuah peristiwa yang menarik, istimewa, dan sangat indah. Hal tersebut bisa berupa kejadian-kejadian yang menyenangkan seperti hubungan percintaan, serta lukisan-lukisan manusia berparas anggun.

3. Realisme

Yang mana jenis aliran ini lebih menghasilkan sebuah karya yang menangkap fenomena yang benar-benar terjadi yang ada dalam kehidupan secara obyektif.

4. Naturalisme

Naturalisme yaitu salah satu jenis aliran yang lebih cenderung untuk menunjukkan suatu keadaan malam. Semua tema yang  diambul dalam melukis naturalisme lebih berhubungan dengan keadaan alam yang lebih dominan.

5. Ekspresionisme

Ekspresionisme yaitu seni lukis yang menganggap bahwa ekspresi termasuk dalam elemen penting yang digunakan dalam menciptakan sebuah karya lukis yang menarik dan berkesan.

Jenis-Jenis Seni Lukis : Pengertian, Unsur, dan Tekniknya

6. Surealisme

Jenis aliran ini lebih memproyeksikan obyek yang dilihatnya secara natural dan menjadi obyek-obyek yang terdapat dalam sebuah mimpi.

7. Abstrak

Jenis aliran abstrak yaitu jenis seni lukisan yang memiliki bentuk penyampaian makna secara tidak langsung. Aliran abstrak sendiri tidak menggambarkan sebuah obyek dalam bentuk aslinya, namun dalam bentuk gambar yang samar serta membuat pengunjung berpikir apa lukisan itu.

Baca Juga:  Pengertian Seni Lukis Menurut Para Ahli

8. Gotik

Aliran gotik sendiri lebih menekankan sebuah obyek yang berupa tokoh-tokoh suci, raja, ratu, awrta tempat ibadah, istana, mauppun obyek-obyek lain yang ada hubungannya dengan dinasti.

9. Futurisme

Aliran futurisme ini lebih cenderung untuk menekankan pada gerak yang indah serta menampilkan obyek lukisan yang digambar seolah-olah bergerak.

10. Konstruktivisme

Jenis aliran konstruktivisme merupakan salah satu jenis aliran yang melukiskan wujud konstruksi bangunan dengan adanya penekanan fokus dalam sebuah bangunan.

Itulah penjelassan mengenai Jenis-Jenis Seni Lukis : Pengertian, Unsur, dan Tekniknya. Semoga dengan adanya artikel ini dapat membatu anda, Terima kasih.