√ Pengertian Kalimat Langsung dan Tidak Langsung Serta Contohnya

Posted on

Pengertian Kalimat Langsung dan Tidak Langsung Serta Contohnya – Pada kesempatan ini Studi News akan membahas tentang Kalimat Langsung dan Tidak Langsing. Yang mana dalam pembahasn kali ini menjelaskan pengertian dari kalimat langsung dan tidak langsung berikut contohnya dengan secara singkat dan jelas. Untuk lebih detailnya silahakan simak uraian berikut ini.

Pengertian Kalimat Langsung dan Tidak Langsung Serta Contohnya

Dalam kehidupan sehari-hari contoh kalimat langsung dan tidak langsung itu sangat banyak dan sering kita gunakan.

Didalam bahasa Indonesia macam-macam kalimat ada beberapa jenis seperti kalimat tunggal, kalimat majemuk dan kalimat deskripsi.

Sampai sekarang masih banyak yang belum mengetahui tentang kalimat langsung dan kalimat tidak langsung. Oleh karena itu kami akan menjelaskan dan memberikan beberapa contoh tentang kalimat langsung dan tidak langsung.

Pengertian Kalimat Langsung

Kalimat langsung adalah salah satu jenis kalimat dari sebuah hasil kutipan langsung dari pernyataan seseorang atau pembicaraan seseorang secara langsung.

Kutipannya diambil sama persis dengan yang diucapkan oleh orang lain tanpa penambahan ataupun pengurangan kata.

Kalimat tersebut di kutip atau diambil dari percakapan secara langsung atau percakapan orang lain yang didengar secara langsung. Kemudian disampaikan sama persis tidak ada yang dirubah sedikitpun dari sumber awalnya.

Kalimat langsung bisa digunakan dalam menyampaikan berbagai permasalahan atau kejadian dengan bahasa yang langsung.

Dalam hal tersebut informasi yang diberikan merupakan asli sesuai dengan yang diperoleh dari sumber. Bahkan sampai intonasi atau nada yang digunakan biasanya juga sama dengan yang dilakukan oleh sumber informasi.

Ciri Ciri Kalimat Langsung

Pada kalimat langsung harus ditandi dengan tanda petik di awal dan akhir kalimat.

Selain itu, huruf pertama dalam kalimat langsung juga harus menggunakan huruf kapital.

Didalam kalimat yang menggunakan petikan dengan kalimat pengiringnya dipisahkan menggunakan tanda baca koma (,).

Dalam menulis kalimat langsung yang berurutan harus menggunakan tanda baca titik dua (:) pada bagian awal depan kalimat langsung.

Baca Juga:  √ Pengertian Komunikasi Menurut Para Ahli, Tujuan dan Fungsinya

Pola susunan yang sering digunakan dalam kalimat langsung yaitu:

  • Pengiring lalu diikuti kalimat kutipan.
  • Kutipan lalu diikuti kalimat pengiring.
  • Diawali menggunakan kalimat kutipan lalu kalimat pengiring dan terakhir yaitu kalimat kutipan lagi.

Didalam membaca hasil karya atau naskah yang menggunaan kalimat langsung, cara membacanya harus dengan menggunakan nada yang sedikit ditekan.

Cara Menulis Kalimat Langsung

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dengan baik dalam kalimat langsung apa lagi pada bagian penggunaan tanda bacanya. Penjelasan lengkap cara menulis kalimat langsung yang benar yaitu:

Dalam bagian kalimat petikan harus diapit menggunakan tanda petik dua (“) bukan tanda petik satu (‘)

Didalam penggunaan tanda petik pada bagian penutup digunakan setelah tanda baca yang mengakhiri kalimat langsung tersebut.

Contoh penulisan pada aturan diatas yaitu:

Galan mengatakan, “Aku akan pergi ke Dieng besok”

  1. Pada aturan kalimat pengiring harus diakhiri dengan tanda koma. Tetapi kadang juga bisa menggunakan tanda titik dua dan penggunaan spasi jika kalimat dengan bagian kalimat pengiring terletak pada sebelum kalimat petikan.
  2. Contohnya yaitu: Galan bertanya, “kalian semua sudah makan apa belum?”. Jika menggunakan dua kalimat petikan, penulisan huruf awal kalimat tersebut harus menggunakan huruf kapital. Kecuali jika awal bagian huruf tersebut menjelaskan tentang suatu tokoh atau nama orang dan sapaan.

Contohnya yaitu : ” Cobalah meminta kepada bapak saja”, kata kakek, “dia pasti akan memberikanya untukmu.”

Contoh yang kedua yaitu : Bambang mengatakan, “Aku akan pergi ke selatan”

Padahal kata Rana, “Budi pergi ke utara.”

Diatas merupakan cara penulisan kalimat langsung yang benar dan baik. Dan yang paling penting dalam kalimat lansgsung yaitu pada penggunaan tanda bacanya. Karena jika salah menggunakan tanda bacanya akan mengubah makna yang terkandung didalam kalimatnya.

Selain hal tersebut tanda baca juga memiliki fungsi sebagai penentu intonasi bagi pembacanya. Sehingga pembacanya bisa menyampaikan informasi dengan baik sesuai dengan yang dilakukan oleh sumber.

Contoh Kalimat Langsung

 “Paman menyuruh, “belikan rokok diwarung.”

“kamu memang anak yang penurut.” kata ibu kepada Dini.

Kata Budi, “aku nanti sore akan pergi ke pantai.”

“Paman, paman dipanggil Ibu!” kata Ani, “Disuruh makan.”

“Siapa yang menjadi tersangka dalam kasus tersebut?” tanya pengacara kepada hakim.

“Masuk ke mobil jangan dorong-dorongan” Kata pak guru kepada murid-muridnya.

Baca Juga:  √ Pengertian Puisi Baru, Ciri-ciri, Jenis dan Contohnya

Ibu berkata, “adek harus rajin belajar supaya pintar ya”

“Aku sangat lelah hari ini setelah mencangkul diladang.” Kata bapak kepada ibu setelah pulang dari ladang.

Kata Dika,”Coba kamu tolong aku untuk mengangkat meja ini ke sana”

Kakek berkata,”Mia jangan mainan hp terus ya, kamu juga harus belajar”

Kata ketua rombongan,”Terima kasih atas sambutan kalian semua pada kunjungan yang pertama ini”

Kata nenek, “Cepatlah pulang karena hujan lebat akan segera turun.”

Diatas adalah beberapa contoh kalimat langsung yang bisa menjadi bahan belajar. Kamu juga bisa untuk membuat contoh yang lainya tetapi sesuai dengan aturan penulisan langsung yang benar dan baik.

Pengertian Kalimat Tidak Langsung

Kalimat tidak langsung merupakan kalimat yang digunakan untuk menyampaikan atau disebut sebagai melaporkan kembali ucapan orang lain. Yaitu dengan cara yang tidak langsung atau tidak menggunakan tanda petik.

Kalimat tidak langsung adalah kalimat yang berkebalikan dengan kalimat langsung. Kalimat tersebut memiliki sifat melaporkan kembali, perkatan atau ucapan seseorang dengan menggunakan bahasanya sendiri.

Oleh karena itu kalimat tidak langsung bisa juga disebut dengan kalimat berita. Karena kalimat tersebut tidak menyampaikan secara langsung apa yang diinformasikan.

Ciri Ciri Kalimat Tidak Langsung

Ciri-ciri kalimat tidak langsung digunakan untuk mengetahui apakah kalimat yang disampaikan termasuk ke dalam kalimat langsung atau tidak langsung. Oleh karena itu kamu harus memahami ciri-ciri kalimat tersebut dengan baik dan benar.

Berikut ciri-ciri kalimat tidak langsung.

Kalimat tidak langsung penulisanya tidak menggunakan tanda petik.

Intonasi yang digunakan kalimat tidak langsung yaitu datar dan terkesan menurun pada bagian akhir kalimat.

Tokoh yang digunakan dalam kalimat langsung mengalami perubahan, yaitu sebagai berikut:

  1. Kata ganti pada orang pertama berubah menjadi kata ganti orang ke tiga.
  2. Kata ganti pada orang kedua menjadi orang pertama
  3. Kata ganti orang secara jamak atau kita berubah menjadi kami dan mereka. Tergantung pada konteks kalimat yang dibuat.

Kalimat tidak langsung memakai kata penghubung yang disebut dengan konjugasi. Contoh kata penghubungnya yaitu : supaya, agar, untuk, tentang dan kata hubung yang lainya.

Pada bagian kutipan jika diubah menjadi kalimat tidak langsung menjadi sebuah kalimat berita.

Cara Penulisan Kalimat Tidak Langsung

Cara penulisan kalimat tidak langsung yang benar merupakan sesuai dengan aturan penulisan EYD, Terutama yaitu hal penggunaan tanda bacanya.

Baca Juga:  √ Pengertian Cerpen Beserta Ciri-ciri Cerpen (Pembahasan Lengkap)

Memperhatikan tanda baca sangatlah penting penggunaan tanda baca yang benar dalam memperoleh penulisan klaimat yang benar.

Salah satu contohnya yaitu penggunaan tanda koma untuk memisahkan anak kalimat dengan kalimat inti. Seringnya penulis mendahulukan induk kalimat.

Cara penulisan kalimat dan semua penggunaan tanda baca adalah sesuai dengan penulisan kalimat yang benar sesuai dengan aturan didalam bahasa Indonesia. Karena penulisan kalimat tidak langsung juga sudah memilik aturan yang sudah jelas.

Contoh Kalimat Tidak Langsung

Siti mengatakan bahwa dia akan main kerumahku nanti sore.

Paman menyuruhku untuk membelikan rokok diwarung.

Ibu mengatakan padaku bahwa aku harus rajin belajar.

Pengacara bertanya kepada pak hakim siapa yang menjadi tersangka.

Lisa berkata kepada bapaknya bahwa dia dipanggil oleh kakek untuk makan siang.

Polisi berhasil menangkap basah ke tiga perampok dan membawanya ke kantor polisi menggunakan mobil polisi.

Ayah berkata kepadaku bahwa aku jangan main HP saja, tetapi juga harus belajar karena hampir ujian.

Pengertian Kalimat Langsung dan Tidak Langsung Serta Contohnya

Fungsi Kalimat Langsung dan Tidak Langsung

Dari beberapa contoh kalimat langsung dan kalimat tidak langsung sangatlah banyak dan sering kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari. Untuk kalimat langsung seringnya digunakan untuk menegaskan suatu kalimat.

Kalimat langsung bisa digunakan untuk memberikan perintah atau untuk mengajukan permintaan kepada seseorang. Juga kalimat langsung dan tidak langsung kebanyakan digunakan untuk memberikan informasi kepada orang lain.

Berbagi informasi dengan orang lain menggunakan kalimat langsung atau bahasa langsung, yang sama persis dengan apa yang didapatkan dari sumber utamanya.

Sementara kalimat tidak langsung digunakan sebagai bahasa untuk menyampaikan berita dan berbeda dengan kalimat langsung. Dalam hal tersebut bahasa yang digunakan untuk menyampaikan berita. Bahasa yang digunakan adalah bahasa penyampaian berita, dan bukan lagi bahasa asli dari sumbernya.

Demikian penjelasan singkat tentang Pengertian Kalimat Langsung dan Tidak Langsung Serta Contohnya. Semoga dapat bermanfaat dan menambah ilmu pengetahuan untuk kita semua. Terimakasih.

√ Pengertian Kalimat Langsung dan Tidak Langsung Serta Contohnya
5 (100%) 10 vote[s]