√ Matahari : Pengertian, Susunan Unsur, Lapisan dan Manfaatnya

Posted on

Matahari : Pengertian, Susunan Unsur, Lapisan dan Manfaatnya – Dalam pertemuan kali ini StudiNews akan membahas tentang matahari. Dengan berbagai pembahasan mulai dari pengertian matahari, susunan unsur matahari, lapisan matahari dampai fungsi dan mafaat matahari. Dengan secara singkat dan jelas, untuk lebih jelasnya yuk simak ulasan berikut ini.

Matahari : Pengertian, Susunan Unsur, Lapisan dan Manfaatnya

Matahari merupakn inti dari tata surya. Yang mana kita ketahui matahari terbit dari timur membawa banyak manfaat bagi kehidupan.

Pengertian Matahari

Matahari merupakan bola pijar yang sangat besar dan merupakan pusat dari tata surya. Ukurannya sendiri berkisar 1,4 juta km dan memiliki berat sekitar 300 ribu kali dari bumi dan mempunyai suhu sekitar 6000 derajat Celcius dari permukaan matahari. Matahari sendiri terbentuk dari kumpulan gas hidrogen & helium.

Diameter dari matahari sekitar 1.392.684 km, kira-kira 109 kali diameter Bumi. Sedangkan massanya (sekitar 2×1030 kilogram, 330.000 kali massa Bumi) mewakili kurang lebih 99,86 % massa total Tata Surya. Serta sisanya merupakan unsur-unsur berat berupa oksigen, helium, karbon, neon, besi dan lain-lain.

Susunan Unsur Matahari

Adapun susunan unsur pada matahari yaitu:

Nama Unsur

Nama Bahan

Massa Dalam Matahari

Hidrogen

H

76,94

Helium

He

21,80

Oksigen

O

0,80

Karbon

C

0,40

Neon

Ne

2,0

Besi

Fe

0,10

NitrogenN

0,10

Silikon

Si

0,10

Magnesium

Mg

0,08

Sulfur

S

0,05

Nikel

Ni

0,01

Baca Juga:  √ Pengertian Pencemaran Lingkungan, Dampak & Cara Mencegahnya

Lapisan Matahari

Matahari memiliki beberapa lapisan yang tersusun, yaitu inti matahari, fotosfer, kromosfer, dan korona. Untuk lebih jelasnya silahkan simak ulasannya berikut ini:

Inti Matahari

Yaitu bagian matahari yang bersuhu sekitar 15 .000.000 C. Suhu dan tekanan yang sangat tinggi ini sangat memungkinkan terjadinya pemecahan atom-atom menjadi elektron, proton & neutron.

Neutron yang tdk bermuatan akan meninggalkan inti ke arah luar matahari. Rekasi Fusi (Pegerakan elektron & proton sangat cepat & bertabrakan satu dengan yang lain) berlangsung pada bagian ini & hasilnya dipancarkan keluar secara radiasi.

Beberapa zona pada inti matahari yaitu:

  • Zona Radiaktif
    lapisan yang menyelubingi pada bagian inti, Dan lapisan ini mempunyai suhu dari dalam keluar ialah sekitar 2 sampai 7 juta derajat celsius.
  • Zona Konvektif
    lapisan yang suhunya sudah menurun. Suhu di lapisan ini sekitar 2 juta derajat celsius. Dan setelah keluar dari zona radiaktif atom-atom di bagian inti akan bergerak ke lapisan terluar dengan suhu yang lebih rendah.

Pada bagian inti matahari, terjadi reaksi dalam bentuk reaksi fusi (penggabungan) inti hidrogen menjadi inti helium. Menurut Albert Einstein, besarna energi matahari yang bersumber dari reaksi fusi ini dapat dihitung dengan memakai rumus sebagai berikut:

E = m c2

Keterangan:

E = Energi yang terbentuk (J)

m = Massa yang hilang dan berubah menjadi energi (kg)

c = Kecepatan cahaya (m/s)

Energi yang dapat dihasilkan setiap pengurangan massa 1 gram di reaksi inti ini yakni 90 Triliun Joule.

Fotosfer

Yaitu, lapisan pada permukaan matahari tepat sekitar 350 km. Lapisan fotosfer disebut juga lapisan cahaya karena pada lapisan ini memancarkan cahaya atau energi panas yang sangat kuat serta bagian cahayanya sampai ke Bumi. Suhu pada lapisan ini diperkirakan sekitar 6000 C dengan ketebalan lapisan 500 km. Fostosfer berungsi sebgai selimut agar matahari tidak terlalu banyak kekurangan energi.

Baca Juga:  Pencemaran Tanah Dapat Mempengaruhi Segala Aspek Kehidupan

Kromosfer

Yaitu, lapisan diatas fotosfer yang bersuhu sekitar 6000 – 50.000 C. Cahaya lapisan kromosom biasanya tdk terlihat karena lapisan fotosfer. Namun, pada saat gerhana matahari total, lapisan kromosfer akan terlihat berubah warna merah yang disebabkan begitu tingginya kandungan helium.

Kromosfer dapat terlihat ketika gerhana matahari, yaitu berbentuk cincin atau lapisan berwarna merah yang menutupi bulatan matahari. Di lapisan kromosom ini terdapat lapsn gas yang paling dinamis karena seringkali muncul berupa cahaya yang berbentuk lidah api yang memancar sampai ketinggian lebih dari 200.000 km yang juga disebut prominesia.

Korona

Yaitu, lapisan bagian terluar dari matahari. Lapisan yang berwarna putih ini akan terlihat mengelilingi matahari pada saat terjadinya gerhana matahari. Pada lapisan ini suhu bisa mencapai jutaan derajat Celsius.

Lapisan ini merupakan lapisan gas tipis dan bentuknya selalu berubah-ubah. Bagian tersebut dapat kita lihat berbentuk lapisan yang mengelilingi matahari dan bentuknya seperti mahkota. Fenomena ini akan lebih terlihat pada saat terjadi gerhana matahari.

Fungsi dan manfaat dari matahari

Fungsi dan manfaat dari matahari, khususnya bagi manusia dan makhluk hidup dibumi sebagai berikut:

  • Pengaruh Sinar Infra merah, energi yang berasal dari sinar infra merah matahari bisa digunakan untuk menjaga siklus air di permukaan bumi menjadikan manusia dan makhluk hidup lainnya dapat memenuhi keperluan air, terutama untuk tubuhnya.
  • Pengaruh terhadap sinar ultravilet yang bisa membasmi bibit penyakit
  • Spektrum cahaya matahari yang memancarkan energi dengan kemampuan membunuh kuman penyakit kulit disebut dengan sinar ultraviolet.
  • Sinar matahari dapat digunakan sebagai sumber energi
  • Sinarnya Mampu membunuh mikroba
  • Dapat mengobati penyakit insomnia dengan menjemur diri dipagi hari
  • Sinarnya dapat membantu suasana hati menjadi lebih baik karena sinarnya dapat merangsang sintesis edorfin.
  • Dapat meringankan penyakit sendi dan arthritis
  • Vitamin D, yang dapat membantu menghambat pengembangan sel kanker serta dapat melawan penyakit usus, leukimia, dan kanker payudara
  • Sinarnya dapat bermanfaat dalam mengurangi gula darah
  • Dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh
  • Sinarnya mampu membentuk dan memperbaiki tulang-tulang
  • Sebagai bahan dalam terjadinya proses fotosintesis dll
Baca Juga:  √ Pengertian Bakteri, Fungsi, Manfaat, Ciri, Jenis dan Dampaknya

Spektrum Cahaya Matahari

Spektrum cahaya matahari adalah gelombang elektromagnetik yang dipancarkan oleh matahari. Spektrum cahaya matahari ini tersusun atas sinar gamma, sinar ultraviolet, sinar -X, sinar nampak (ungu, biru, kuning, hijau, jingga, dan merah), sinar inframerah, gelombang televisi dan gelombang radio.

Demikian penjelasan kita tentang Matahari : Pengertian, Susunan Unsur, Lapisan, Manfaatnya. Semoga dapat bermanfaat dan menambah ilmu pengetahuan untuk kita smua. Terimakasih.

√ Matahari : Pengertian, Susunan Unsur, Lapisan dan Manfaatnya
5 (100%) 10 vote[s]