Pupil : Pengertian, Fungsi, Ukuran & Kelainannya

Posted on

Pupil : Pengertian, Fungsi, Ukuran & Kelainannya – Apakah anda pernah mendengar kata pupil? lantas apakah itu puil ? Pada kesempatan kali ini Studi News akan menjelaskan tentang apaitu puppil yang meliputi fungsi, ukuran dan kelainannya. Mari simak pembahasan berikut.

Pupil : Pengertian, Fungsi, Ukuran & Kelainannya

Mari kita bahas mengenai pengertian pupil terlebih dahulu.

Pengertian Pupil

Pupil atau anak mata yaitu pembukaan di tengah mata. Cahaya yang masuk melalui pupil lalu diteruskan melalui lensa mata, yang mana memusatkan bayangan pada retina. Letak pupil mata adalah pada bagaian belakang retina di bagian tengah. Pupil ialah pusat dari daerah transparan (warna hitam).

Pupil merupakan lingkaran hitam yang terdapat pada bola mata manusia, yang mana hal ini sebagai tepat lewatnya cahaya ke dalam mata. Ketika cahaya pupil menjadi kecil, maka cahaya yang masuk ke mata juga menjadi berkurang pada saat lingkungan terang.

Ukuran pupil dikendalikan oleh otot. Jika banyak cahaya, pupil membesar. Jika cahaya bertambah terang, maka pupil juga akan bertambah kecil. Perubahan ini dapat terjadi secara refleks. Pupil dapat dibandingkan dengan pengatur cahaya yang ada pada kamera. Pupil juga akan lebih jelas terlihat jika dilihat dengan menggunakan mikroskop.

Ukuran Pupil Mata Manusia

Ukuran pupil mata pada tiap orang pasti berbeda-beda. Ada orang yang mempunyai pupil besar serta juga ada orang mepunyai pupil kecil. Perubahan ukuran pada pupil dapat terjadi seiring dengan bertambahnya usia, pada saat dewasa biasanya ukuran pupil besar sedangkan umtuk manula biasanya mempunyai pupil kecil.

Baca Juga:  √ Pengertian Trakea (Batang Tenggorokan), Fungsi dan Bagiannya

Secara umum, ukuran pupil mata pada orang normal yang sudah dewasa berkisar antara 2-4 milimeter (mm) dengan diameter pada cahaya terang akan mencapai 4-8 mm dalam gelap.

Selain dipengaruhi oleh cahaya, kedua pupil biasanya akan mengerut ketika berfokus pada suatu objek yang dekat. Hal ini disebut dengan respons pupil akomodatif.

Fungsi Pupil Mata

  • Untuk mengatur cahaya yang masuk ke mata. Seperti ketika sedang terpapar banyak cahaya, maka secara otomatis pupil akan berubah mengecil sehingga pada cahaya yang masuk ke mata tidak banyak dan begitu pula sebaliknya.
  • Pupil juga akan membesar sebab tingkat dari cahaya menurun sehingga hal ini akan meloloskan lebih banyak cahaya ke dalam mata. Dokter akan memeriksa pupil agar dapat melihat fungsi dari neurologis seseorang.
  • Pada area sekitar pupil terdapat iris, yang mempunyai warna dari mata. Otot dilator serta sfinger di iris sebagai pengontrol lebar pada pupil. Otot-otot ini akan meluas dan juga mengkerut guna memperluas atau menyusutkan bukaan.
  • Cahaya yang masuk ke dalam pupil melalui lensa yang fokus pada bagian belakang mata. Beberapa hal yang mencakup pupil adalah kornea, yaitu lapisan luar yang bening pada mata yang mana sebagai pelindung pupil.
  • Setelah cahaya mengenai lensa, maka gambar akan fokus serta retina akan melakukan konversi cahaya menjadi sinyal listrik yang diartikan oleh otak sebab saraf optik.
  • dalam beberapa keadaan juga sangat berpengaruh pada jumlah cahaya yang dikumpulkan oleh pupil. Suatu abrasi kornea atau goresan di bagian depan mata dapat mengakibatkan sensitivitas pada cahaya.

Pupil : Pengertian, Fungsi, Ukuran & Kelainannya

Kelainan Pada Pupil Mata

Berikut adalah kelianan yang terdapat pada pupil mata diantaranya yaitu:

1. Miopi (Rabun Jauh)

Miopi atau rabun jauh ialah suatu keadaan ketika pupil mencegah cahaya tidak fokus dengan benar pada bagian belakang mata.

Baca Juga:  √ Pengertian Zat, Jenis, Sifat, Wujud dan Perubahannya

2. Hyphema

Hyphema ialah suatu keadaan yang mana diindikasikan dengan pendarahan yang terjadi di antara pupil dan kornea. Hyphema membutuhkan perhatian daru medis yang darurat dan juga perlu operasi untuk mengobatinya.

3. Anisocoria

Anisocoria ialah suatu kelainan yang terjadi pada pupil dimana ukuran dari pupil mata sebelah kanan dan kiri terlihat berbeda. Apabila terdapat seseorang yang mengalami kelainan ini sejak lahir atau sebab terdapat anggota keluarga yang mempunyai ukuran pupil yang berbeda maka hal ini bukan termasuk dalam penyakit serius yang harus diobati.

Namun, apabila tiba-tiba pupil mata tidak sama serta tidak dapat untuk dikembalikan seperti ukuran semula maka hal ini kemungkinan besar merupakan salah satu tanda dari penyakit mata, saraf atau pembuluh darah.

4. Bentuk Pupil Mata Tidak Berbentuk Bundar

Hal ini meupakan dimna kondisi yang biasanya pupil mata berbentuk bundar namun ada juga yang memiliki bentuk persegi panjang baik itu horizontal maupun vertikal atau dapat juga yang berbentuk seperti bulan sabit.

Pupil mata yang memiliki bentuk tidak normal ini seringkali disebabkan oleh kondisi cacat bawaan, sindrom, horner, trauma yang terjadi terhadap iris mata, yaitu terdapat peradangan pada uvea mata atau mengalami sakit yang parah. Orang yang pernah mengalami operasi katarak serta dapat mengakibatkan pupil mata menjadi tidak normal.

5. Pupil Mata Tidak Bereaksi Terhadap Cahaya

Pada dasarnya pupil mata dapat bereaksi pada cahaya dengan ciri mengecil ataupun membesar. Namun bila dalam kondisi kelainan maka pupil tidak bereaksi pada cahaya.

Jika pada satu pupil saja yang tidak bereaksi terhadap cahaya maka hal ini dapat disebabkan karena adanya benturan langsung di wajah, cedera otak dan lain sebagainya. Sedangkan apabila kedua pupil mata tidak dapat merespon cahaya bisa jadi ini disebabkan trauma dan pendarahan otak.

Baca Juga:  Hukum Boyle : Pengertian, Bunyi, Penerapan, Rumus & Contoh

Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai Pupil : Pengertian, Fungsi, Ukuran & Kelainannya dari Studi News. Semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan ilmu pengetahuan bagi para pembaca. Terima Kasih.