√ Pengertian Angin Topan, Penyebab, Ciri dan Penanggulangannya

Posted on

Pengertian Angin Topan, Penyebab, Ciri dan Penanggulangannya – Pada kesempatan ini Studi News akan membahas tentang Angin Topan. Yang mana dalam pembahasan kali ini menjelaskan pengertian angin topan, penyebab, ciri dan cara penanggulangannya dengan secara singkat dan jelas. Untuk lebih jelasnya silahkan lihat artikel berikut ini.

Pengertian Angin Topan, Penyebab, Ciri dan Penanggulangannya

Angin topan merupakan angin yang sangat kencang di mana kecepatan angin dapat mencapai dengan kecepatan minimum 120 Km/Jam sampai ke level yang lebih tinggi yaitu 250 km/jam. Angin topan dapat dilihat di daerah pembangunan musing dengan iklim tropis yaitu terletak antara garis balik selatan dan utara.

Angin jenis ini sangat jarang sekali berada dinegara kita yang berdekatan dengan garis khatulistiwa. Angin ini sering dijumpai didaerah yang berjauhan dengan garis khatusitiwa yang ada di negara lainnya. Hal ini dikarenakan wilayah indonesia merupakan tempat dilaluinya jalur garis khatulistiwa.

Penyebab Terjadi Angin Topan

Terdapat beberapa hal penyebab terjadinya angin topan antara lain yaitu:

Tekanan udara yang berbeda-beda yang menyebabkan pusaran dalam sistem cuaca. Angin topan lebih sering terjadi pawa wilayah samudra, di mana tekanan udaranya jauh lebih berbeda dibandingkan di daratan. Angin ini lebih sering muncul di siang hari pada saat musim kemarau, di mana cuaca tersebut mempengaruh suhu yang tinggi yang mana suhu disamudera tidak dapat mengimbanginya.

Baca Juga:  √ Pengertian Batuan Beku, Proses, Jenis dan Contohnya

Angin topan lebih sering terjadi pada saat suhu udara yang sangat panas, yang mana lapisan atmosfer bumi menerima suhu panas lebih besar tetapi tekanan udara yang rendah. Maka hal ini akan mengakibatkan perpindahan tekanan udara dengan suhu rendah ke yang lebih tinggi yang akan mengakibatkan pusaran angin disebut angin topan.

Angin topan ini akan terjadi di derah samudera yang dekat dengan jalur khatulistiwa seperti samudera pasifik dan laut atlantik. Di mana suhu pada tengah hari akan melebihi dari batas normal yaitu 27 0 akan naik yang mengakibatkan suhu pada permukaan laut menjadi lebih tinggi dengan suhu dalam air.  Hal ini akan menyebabkan penguapan yang sangat cepat dan besar, di mana saat proses penguapan akan terjadi pembekuan yang mengakibatkan pusaran angin.

Proses terjadinya angin topan biasanya secara tiba-tiba, namun sebelum proses itu terjadi pembentukan pusaran sudah berlangsung selama beberapa jam. Jadi sebelum terjadinya angin topan dapa memperkirakan tanda yang diberikan alam. Apalagi sudah banyak temuan alat yang dapat mendeteksi terjadinya angin topan tersebut.

Angin topan lebih sering terjadi di daerah lautan sehingga tidak banya mengakibatkan korban jiwa. Namun bila terjadi di daratan maka hal ini dapat memakan korban jiwa dan harus ada penanggulangan dini sebelum terjadinya angin topan.

Tanda Terjadi Angin Topan

  • Makhluk hidup terutama hewan akan berkumpul dan menjauh pantai secara bersama-sama.
  • Suhu udara di wilayah tersebut menjadi meningkat drsatis dengan diertai petir atau kilat yang kuat.
  • Angin diudara sangat cepat dari biasanya dan terasa kering serta panas, menyebabkan badan terasa tidak nyaman.
  • Munculnya awan yang bergerombol di atas langit yang lama kelamaan akan membentuk pusaran angin. Yang mana pembentukan itu sudah berlangsung beberapa jam lamanya dengan disertai angin kencang.
Baca Juga:  √ Pengertian Dataran Tinggi, Jenis, Ciri dan Tanaman yang Cocok

Pengertian Angin Topan Penyebab Ciri dan Penanggulangannya

Dampak Angin Topan

Adapun dampat yang ditimbulkan angin topan, antara lain yaitu:

  • Dampak Bidang Perhubungan

Angin topan akan berpengaruh terhadap segala jenis trasnportasi, dimana suhu dan udara yang tidak stabil sehingga mempengaruhi aktivitas trasnportasi. Pesawat akan tidak stabil sebab udara dan suhu yang kurang baik. Transportasi darat menjadi terganggu yang bisanya akan disertai dengan hujan lebat. Juga pada transportasi laut akan sangat terganggu, karena bahaya yang bisa saja mengakibatkan kapal tenggelam.

  • Dampak Bidang Telekomunikasi

Pada saat angin topan terjadi akan mempengaruhi keadaan atmosfer pada udara terutama gangguan pada ionosfer. Hal ini akan mempengaruhi terjadi perpindahan gelombang elektronik dari berbagai jenis alat komunikasi. Hal ini agar lebih di waspadai bila mengalami kejadian ini untuk menonaktifkan segala jenis alat elektronik agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

  • Dampak Bidang Periwisata

Dengan suhu dan esepatan angin yang tidak teratur membuat para wisatawan dalam keadaan bahaya. Sehingga tidak dapat menikmati pemandangan dan fasilitas alam yang ada.

  • Dampak Bidang Pertanian

Dampak angin topan ini akan merusak area pertanian, yang mengakibatkan tergangunya proses penyerbukan tanaman. Angin topan akan merusak semua area pertanian dan akan mengganggu proses penyerbukan pada tanaman.

  • Dampak Bidang Pembangunan

Dengan adanya angin topan tentu bangunan yang terkena dampak, akan mengalami kerusakan. Bahkan bila mengenai bangunan akan terangkat ke pusaran angin topan yang mengakibatkan kerusakan di bidang pembangunan dan alam sekitar.

Cara Mengatasi Angin Topan

  • Bila terjadi didaerah yang sering terjadi angin topan, agar menyesuaikan bangunan sesuai SOP untuk bangunan.
  • Membuat pondasi yang kokoh pada bangunan agar tidak terlalu terkena dampak yang parah.
  • Lakukan latihan penangulangan bencana alam atau mitigasi bencana.
Baca Juga:  √ Bentuk Intrusi Magma dan Ekstrusi Magma Serta Penjelasannya

Demikian penjelasan tentang Pengertian Angin Topan, Penyebab, Ciri dan Penanggulangannya. Semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan pengetahuan Anda pembaca. Terimakasih.