√ Jenis-jenis Laut dan Manfaatnya Terlengkap

Posted on

Jenis-jenis Laut dan Manfaatnya Terlengkap – Pada kesempatan ini StudiNews akan membahas tentang jenis-jenis dan laut dan manfaatnya. Laut merupakan salah satu bentuk permukaan bumi. Laut berisi air asin yang terbentang luas dengan kedalaman yang beragam.

Jenis-jenis Laut dan Manfaatnya Terlengkap

Laut sendiri adalah kumpulan air asin dalam jumlah yang banyak dan luas yang menggenangi daratan dan menajdi pemisah bagi daratan, pulau atau benua. Ada banyak jenis laut yang dibedakan berdasarkan beberapa kategori, seperti menurut proses terjadinya, menurut letak dan menurut kedalamannya.

Jenis-Jenis Laut

Mari kita bahas satu-persatu jenis-jenis laut yang ada.

Laut Berdasarkan Proses Terjadinya

Berdasarkan proses terjadinya, laut dibedakan menjadi laut transgresi, laut ingresi dan laut regresi.

Laut Transgresi

Laut transgresi ialah laut yang terjadi sebab adanya sebuah perubahan permukaan laut secara meluas atau secara positif. Perubahan permukaan tersebut terjadi dikarenakan permukaan air laut yang naik atau menurunnya daratan dan membuat bagian daratan yang lebih rendah menjadi terendam atau tergenang oleh air laut. Perubahan tersebut berlangsung ketika zaman es. Contoh dari laut transgresi yaitu Laut Utara, Laut Jawa dan Laut Arafuru.

Laut Ingresi

Laut ingresi merupakan jenis laut yang terjadi sebab ada tanah yang mengalami penurunan di dasar laut. Laut ingresi juga umum dikenal dengan laut tanah turun. Tanah di dasar laut yang menurun membentuk suatu lubuk laut dan palung laut. Lubuk laut atau basin ialah penurunan di dasar laut yang bentuknya nulat.

Baca Juga:  √ Pengertian Dataran Rendah, Ciri, Contoh dan Tanamannya (Lengkap)

Contoh dari lubuk laut yaitu Lubuk Sulawesi, Lubuk Sulu dan Lubuk Karibia. Kemudian, palung laut atau trog ialah penurunan di dasar laut dengan bentuk memanjang. Contoh dari palung laut yaitu Palung SUnda dengan kedalaman 7.450 m, Palung Mindanao dengan kedlaaman 1.085 m dan Palung Mariana dengan kedalaman 10.683 m yang dinobatkan sebagai palung terdalam di dunia.

Laut Regresi

Laut regresi ialah laut yang mengalami penyempitan. Penyempitan tersebut terjadi karena ada sedimentasi batuan misalnya lumpur, pasir dan lainnya yang dibawa oleh sungai yang muaranya di laut itu. Penyempitan laut ini banyak dijumpai di pantai-pantai utara Pulau Jawa.

Laut Berdasarkan Letaknya

Terdapat tiga jenis laut berdasarkan letaknya seperti berikut.

Laut Tepi

Laut tepi merupakan laut yang berada di tepi kontinen atau benua dan seakan-akan tidak menyatu dengan samudera luas karena terpisah oleh jazirah atau deretan pulau-pulau. Contoh laut tepi yaitu Laut Cina Selatan yang terpisah oleh Kepulauan Filipina dan Kepualauan Indonesia.

Laut Pertengahan

Laut pertengahan yakni laut yang berada di antara benua-benua. Laut pertengahan cukup dalam serta memiliki gugusan pulau-pulai. Contoh dari laut pertengahan yakni Laut Tengah yang lokasinya ada di antara Benua Eropa dan Benua Afrika-Asia.

Laut Pedalaman

Laut pedalaman merupakan laut-laut yang hampir semuanya dikelilingi oleh daratan. Contoh dari laut pedalaman yakni Laut Hitam.

Laut Berdasarkan Kedalamannya

Ada 4 zona laut yang dibagi menurut kedalamannya.

Zona Lithoral

Zona lithoral ialah wilayah pesisir atau pantai. Ketika air laut sedang pasang, zona lithoral akan digenangi air laut dan akan berubah menjadi daratan ketika air laut mengalami surut. Oleh sebab itu, zona lithoral juga dikenal dengan nama wilayah pasang-surut.

Baca Juga:  √ Pengertian Abrasi, Dampak, Penyebab dan Cara Mencegahnya (Lengkap)

Zona Neritic

Zona neritic ialah batas wilayah pasang surut yang mencapai kedalaman 150 m. Di zona neritic ini masih bisa ditembus oleh sinar matahari dan membuat zona ini masih banyak terdapat beragam jenis kehidupan tumbuhan atau hewan laut.

Zona Bathyal

Zona bathyal ialah wilayah laut yang berada di kedalaman sekitar 150 m hingga 1.800 m. Pada zona bathyal ini sudah tidak lagi dapat ditembus oleh sinar matahari sehingga kehidupan makhluk laut di zona ini lebih sedikit dibandingkan dengan zona neritic.

Zona Abysal

Zona abysal ialah wilayah laut yang kedalamannya berada di atas 1.800 m. Dengan kedalaman tersebut, suhu di zona abysal ini sangat dingin dan tidak terdapat tumbuhan. Kehidupan hewan laut di zona abysal ini pun sangatlah terbatas.

Jenis-jenis Laut dan Manfaatnya

Manfaat Laut

Disadari atau tidak, keberadaan laut membawa banyak manfaat tidak hanya bagi manusia, tetapi juga bagi hewan, tumbuhan dan lingkungan. Manfaat laut antara lain :

  • Laut umum dijadikan sebagai tempat wisata atau rekreasi, biasanya dilengkapi dengan berbagai jenis permainan agar semakin menarik para wisatawan.
  • Laut merupakan tempat hidup bagi tumbuhan dan hewan laut yang bisa dijadikan sebagai sumber makanan bagi manusia.
  • Tenaga yang dihasilkan oleh air laut bisa dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik tenaga ombak, angin, pasang surut dan lainnya.
  • Laut juga merupakan tempat yang alami untuk tempat pembudidayaan kerang mutiara, ikan, rumput laut dan lain-lain.
  • Laut menyimpan barang-barang tambang yang bisa diambil dan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan manusia.
  • Laut menjadi salah satu sumber air minum melalui proses desalinasi.
  • Laut bisa dimanfaatkan sebagai jalur transportasi.
  • Laut berguna untuk menyimpan cadangan air di bumi.
  • Laut bisa dijadikan sebagai objek riset pendidikan dan penelitian.
Baca Juga:  √ Pengertian Dataran Tinggi, Jenis, Ciri dan Tanaman yang Cocok

Demikian penjelasan materi Jenis-jenis Laut dan Manfaatnya Terlengkap. Laut sangat bermanfaat untuk kelangsungan hidup manusia dan keseimbangan ekosistem di bumi. Menjaga laut tetap bersih akan berdampak baik terhadap kehidupan di bumi. Semoga penjelasan tersebut bermanfaat. Terima kasih.