√ Pengertian Lingkaran, Unsur, Rumus dan Contohnya (Lengkap)

Posted on

Pengertian Lingkaran, Unsur, Rumus dan Contohnya (Lengkap) – Pada kesempatan ini Studi News akan membahas tentang Lingkaran. Yang mana dalam pembahasan kali ini menjelaskan pengertian lingkaran, unsur lingkaran, rumus lingkaran mulai dari luas, keliling dan diameter lingkaran serta contohnya. Untuk lebih jelasnya simak artikel berikut ini.

Rumus Luas, Keliling, Diameter Lingkaran dan Contoh Soal (Lengkap)

Lingkaran adalah suatu bentuk bundar seperti bola yang biasa kita mainkan untuk permainan sepak bola, bola basket maupun bola volli. Di balik bentuk lingkaran yang bundar tersebut mempunyai hal yang sangat berguna bagi kehidupan manusia.

Karena bentuk bumi yang merupakan penopang kehidupan kita, juga berbentuk bulat atau lingkaran. Sehingga dengan adanya ilmu matematika tentang lingkaran ini dapat menghitung luas lingkaran dan keliling lingkaran bumi.

Pengertian Lingkaran

Lingkaran merupakan bangun datar yang terbentuk dari himpunan semua titik persekitaran yang mengelilingi suatu titik asal dengan jarak yang sama. jarak tersebut biasanya dinamakan r, atau radius, atau jari-jari. Sifat dari lingkaran, yaitu mempunyai simetri lipat dan simetri putar yang tak terhingga jumlahnya.

Pengertian Rumus Lingkaran dalam Geometri Euklid yaitu suatu Rumus Bangun Datar Lingkaran yang memiliki bentuk dari himpunan semua titik pada bidangnya dalam hal ini titik tersebut bisa kita namakan sebagai jari – jari.

Baca Juga:  √ Pengertian Trapesium, Jenis, Keliling, Luas dan Contohnya

Unsur-Unsur Lingkaran

Sebuah lingkaran memiliki beberapa unsur-unsur tertentu yang berbeda dengan bangun datar lainnya. Berikut ini akan diuraikan mengenai beberapa unsur-unsur lingkaran dan penjelasannya :

Jari-jari (r)

Jari-jari lingkaran yaitu dilambangkan dengan huruf r, yang akan berguna saat menghitung luas dan keliling lingkaran. Jari-jari ini pula sebagai garis penghubung antara titik pusat dengan lengkungan lingkaran.

Titik pusat

Titik pusat merupakan titik yang berada tepat pada bagian tengah bangun lingkaran. Saat menggambar lingkaran menggunakan jangka, titik tengah adalah titik dimana poros jangka ditumpukan.

Busur Lingkaran

Busur lingkaran adalah suatu garis lurus yang dibuat di dalam daerah lingkaran, baik itu garis terbuka ataupun garis tertutup yang menghimpit lengkungan lingkaran.

Tali busur

Tali busur merupakan garis lurus yang berada dalam daerah lingkaran yang memisahkan lingkaran menjadi dua titik berbeda.

Diameter (d)

Diameter adalah garis yang tepat membagi lingkaran menjadi dua bagian yang sama. Garis tersebut menghubungkan dua lengkungan dan melalui titik pusat. Panjang diameter adalah dua kali jari-jari lingkaran.

Tembereng

Tembereng adalah luas suatu daerah di dalam bangun lingkaran yang kedua sisinya merupakan busur dan tali busur. Berdasarkan ukuran luasnya, tembereng dibagi menjadi dua, tembereng besar dan tembereng kecil.

Apotema

Apotema adalah sebuah garis tegak lurus dengan tali busur, yang menghubungkan bagian titik pusat dan tali busur sabuah lingkaran.

Juring

Juring adalah daerah di dalam lingkaran yang sisinya dibatasi dua jari-jari dan busur lingkaran. Seperti temberena, juring ada dua macam, yakni juring kecil dan juring besar.Rumus Lingkaran

Berikut ini adalah rumus untuk mencari luas, keliling, dan diamater lingkaran :

Menghitung Rumus Lingkaran

Luas (L)                 L = π.r.r

Baca Juga:  √ Deret Aritmatika : Barisan, Bentuk, Contoh Soal dan Jawabannya

Keliling (K)           K = 2.π.r

Diamter (d)         d = 2 x r

Rumus Luas Lingkaran

Cara Menghitung Luas Lingkaran bisa anda cari dengan :

L = π.r.r

Dan penjelasan dari r ialah jari – jari lingkaran yang biasanya ada disetiap soal – soal yang membahas tentang materi diatas serta π sudah pasti menggunakan angka 3,14 atau bisa anda lihat rumus mencari luas lingkaran secara jelas seperti dibawah ini.

Rumus Keliling Lingkaran

Sedangkan untuk cara menghitung keliling lingkaran hampir sama dengan rumus luas lingkaran, Berikut rumus keliling lingkaran :

Keliling = π x d

Atau karena d = 2 x r , bisa di tulis juga = π x 2 x jari-jari

d : merupakan diameter

r : merupakan jari-jari

π = 22/7 atau 3.14

Perbedaannya terdapat pada jumlah kali r yang dua.

Rumus Diameter Lingkaran

Sedangkan untuk cara menghitung rumus diameter lingkaran malah terlihat lebih sederhana, rumusnya adalah :

d = 2 x r

Contoh Soal Lingkaran

Dibawah ini adalah contoh soal lingkaran, antara lain:

Contoh Soal 1

Diketahui Roda berbentuk Lingkaran mempunyai Diameter yaitu sebesar 60 cm. Maka tentukan jumlah Luas Lingkaran dan Keliling Lingkaran yang ada ?

Jawaban Mencari Luas Lingkaran

Luas = π.r.r

Luas = 3,14 x 30 x 30 — > ( jari-jari 30 diperoleh dari d = 60/2 = 30)

Luas = 3,14 x  900 = 2826 cm²

Jawaban Mencari Keliling Lingkaran

Keliling = 2.π.r

K = 2. 22/7.30

K = 60 x 22/7

K= 660 / 7 = 188,57 cm

Contoh Soal 2

Budi memiliki sebuah ban mobil, di ketahui ban mobil tersebut mempunyai diameter 30 cm. Maka tentukan berapa luas dari ban mobil tersebut ?

Diketahui :

d = 30 cm

Karena d = 2 kali r maka jari-jarinya,

r = d/2 = 30/2 = 15 cm

Jawaban :

Luas = π x r x r

Luas = 22/7 x 15 x 15

maka Luasnya = 707,14 cm²

Demikian penjelasan tentang Pengertian Lingkaran, Unsur, Rumus dan Contohnya (Lengkap). Semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan Anda. Terima kasih.