√ Cara Membuat Proposal Bisnis Beserta Contohnya

Posted on

Cara Membuat Proposal Bisnis Beserta Contohnya – Pada kesempatan ini Studi News akan membahas tentang Membuat Proposal Bisnis. Yang mana dalam pembahasan kali ini menjelaskan bagaimana cara membuat proposal bisnis, susunan beerta contohnya dengan secara singkat dan jelas. Untuk mudah dalam memahaminya lihat penjelasan cara membuat proposal bisnis berikut ini.

Cara Membuat Proposal Bisnis Beserta Contohnya

Dalam membangun suatu usaha atau bisnis baik skala rumahan atau dalam skala besar tentu dibutuhkan modal yang tidak sedikit. Modal tersebut baik digunakan pada awal maupun dalam masa pengembangan bisnis yang akan dijalani. Tentu hal ini tidak lah dipungkiri sebab faktor utama dalam mendukung perkembangan bisnis agar lebih berkembang adalah modal.

Agar dapat memperoleh modal yang banyak terkendala dengan peraturan dari bank atau mencari pinjaman lain dengan cara melakukan kerjasama dengan investor. Hal ini dapat terwujud dapat mempersiapkan sebuah proposal bisnis atau usaha untuk mencari modal dengan cara  investasi pada bisnis atau usaha.

Berbagai kendala yang sering terjadi yaitu tidak mengerti bagaimana membuat proposal bisnis atau usaha yang baik dan benar agar memperoleh kepercayaan investor.

Walau begitu, kendala yang paling sering terjadi ialah ketidaktahuan tentang bagaimana cara untuk membuat proposal yang baik dan benar, kendala ini bukan hanya terjadi pada mereka yang kurang beruntung dengan tidak mendapatkan pendidikan tinggi namun mereka yang sudah mendapatkan pengalaman dibangku sekolah mengaku merasa sulit untuk membuat sebuah proposal usaha. Dan dalam artikel ini kita akan membahas tentang cara dan contoh proposal bisnis yang baik dan benar.

Baca Juga:  √ Pengertian Limbah Industri dan Macam-macamnya (Lengkap)

Unsur Dalam Proposal Usaha

Dibawah ini adalah beberapa unsur dalam membuat perposal usaha atau bisnis, antara lain yaitu:

  1. BAB pendahuluan

Dalam BAB Pendahuluan biasanya berisi perkenalan yang menguraikan latar balakang, visi dan misi, serta gambaran dari bisnis atau usaha Anda yang akan dijalani termasuk keadaan pasar pada saat ini.

  1. Profil Badan Usaha

Dalam profil badan usaha dapat terdiri dari beberapa bagian, antara lain :

  • Jenis Usaha

Anda dapat mengiraikan mengenai jenis bisnis atau usaha yang akan dijalankan secara singkat, penjelasan dapat berupa list atau menggunakan uraian singkat yang menjelaskan model bisni yang akan dikerjakan.

  • Nama Perusahaan

Sudah tentu sebagai brand yang selalu diingat oleh para pelanggan adalah menentukan nama perusahaan, hal ini dapat di tulis langsung dalam proposal.

  • Lokasi

Hal penting lainnya yaitu penentuan lokasi, dimana pemilihan lokasi sangatlah penting dengan menentukan secara strategis baik membuat denah atau melalui peta. Namun hal itu dapat secara langsung diperoleh menggunakan Google Maps dalam membuat denah lokasi dan juga dapat meanfaatkan layanan dari Google Bsinis.

  1. Struktur Organisasi Perusahaan

Hal lainnya dari penyusunan proposal usaha yaitu penentuan struktur organisasi, dapat mencantumkan siapa saja yang akan berperan dalam sebuah perusahaan.

  1. Produk Perusahaan

Pada pembuatan produk perusahaan dapat terdiri dari beberapa bagian diantaranya yaitu:

  • Jenis Produk

Jenis produk merupakan nyawa dalam bisnis yang mana bila tidak memilikinya maka tidak dapat menjalankan usaha atau bisnis tersebut.

  • Pembuatan Produk

Dengan menjelaskan bagaimana proses dalam pembuatan produk.

  • Keunggulan Produk

Mencantumkan beberapa keunggulan dari produk yang akan dibuat yang menjadi nilai lebih bagi produk yang akan dibuat.

  1. Target Pasar

Dalam hal ini Anda dapat mencantumkan beberapa target pasar, baik siapa, kisaran umur, dan dari kalangan mana yang akan menjadi target pasar produk Anda.

  1. Promosi dan Pemasaran

Agar dapat mempercepat brand dari produk Anda dapat dilakukan dengan mempromosikannya.

  1. Laporan Keuangan

Berikut adalah beberapa lampiran dalam laporan keuangan, antara lain:

  • Alokasi Dana
Baca Juga:  √ Pengertian Implementasi, Tujuan dan Contohnya (Bahas Lengkap)

Alokasi dana merupakan rancangan atau susunan kebutuhan dana serta pengeluaran dana yang akan digunakan untuk usaha.

  • Perhitungan Keuntungan

Membuat perhitungan yang realistis dan logis mengenai keuangan, ancama, target untung dan rugi, resiko dan lain sebagainya.

  • Perhitungan Bagi Hasil

Setelah selesai selanjutnya menentukan rasio bagi hasil yang akan ditetapkan. Hal ini dapat ditentukan tergantung dari resiko bisnis yang akan dilakukan, semakin kecil maka semakin besar pendapatan yang akan diberikan pada investor begitu juga sebaliknya.

  1. Penutup

Pada kata penutup yang berisi kata akhir agar dapat meyakinkan pada investor supaya tertarik, harapan dan doa atas proposal Anda serta mengucapkan terima kasih atas kesediaan membaca proposal Anda.

  1. Lampiran

Dalam lampiran dapat berisi tentang:

  • Biodata Pemilik bisnis
  • Surat perjanjian
  • Surat Ijin Usaha
  • Sertivikat usaha atau pelatihan

Cara Membuat Proposal Bisnis Beserta Contohnya

Contoh Proposal Bisnis

Berikut adalah contoh proposal bisnis, seperti proposal usaha kecil yaitu:

1. Judul proposal usaha: Nuri Puding

2. Bahan dan alat yang dibutuhkan

  • 1 bungkus agar-agar rasa strawberry;
  • 1 bungkus nutrijel coklat;
  • 1 bungkus nata de coco;
  • 8 sdm gula pasir;
  • 7 gelas belimbing air.

3. Proses pembuatan

  • Campurkan agar-agar, bubuk nutrijel, gula pasir dan susu ke dalam panci lalu aduk rata;
  • Tambahkan air panaskan hingga mendidih aduk sampai rata;
  • Persiapkan wadah lalu tuang selapis adonan (2 mm);
  • Tuang kembali selapis adonan ketika yang pertama sudah mengeras;
  • Diamkan sejenak hingga mengeras kemudian berikan nata de coco di atas puding.

4. Perincian biaya usaha

Modal awal : Rp 30.000

Bahan dan alat:

  1. Nutrijel coklat + susu (1 pack) = Rp 10.000
  2. Nutrijel strawberry (1 pack)     = Rp 3.000
  3. Gula (250 gram)                         = Rp 3.500
  4. Kap puding (1 pack)                   = Rp 5.000
  5. Sendok plastik (1 pack)             = Rp 2.000
Baca Juga:  √ Pengertian Westernisasi, Ciri, Contoh, Pola dan Media Penyebarannya

Jumlah                                         = Rp 23.500

Jadi, biaya yang dibutuhkan untuk satu kali produksi adalah Rp 23.500 dengan peralatan milik pribadi.

Penghasilan produksi

= harga produk x estimasi produksi per hari

= Rp 1.500 x 25

= Rp 75.000

Laba bersih

= penghasilan produksi – penghasilan operasional

= Rp 37.500 – Rp 23.500

= Rp 14.000

5. Analisis SWOT

Strength

  • Produk ini memiliki beragam varian warna dan rasa.
  • Tambahan nata de coco sebagai hiasan yang memberikan sensasi kenyal saat dikonsumsi.

Weakness

  • Kualitas rasa akan menurun ketika produk sudah dingin.

Opportunity

  • Banyak digemari oleh anak-anak sekolah maupun mahasiswa.

Threat

  • Adanya rasa jenuh di kalangan konsumen untuk mengkonsumsi puding.

Demikian penjelasan tentang Cara Membuat Proposal Bisnis Beserta Contohnya, semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan Anda.