√ Reseller : Pengertian, Syarat, Sistem dan Cara Kerjanya

Posted on

Reseller : Pengertian, Syarat, Sistem dan Cara Kerjanya – Pada kesempatan ini Studi News akan membahas tentang Reseller. Yang mana dalam pembahasan kali ini menjelaskan pengertian reseller, syarat, cara kerja, keuntungan dan kerugiannya dengan secara singkat dan jelas. Untuk lebih jelasnya simak artikel mengenai reseller berikut ini.

Reseller : Pengertian, Syarat, Sistem dan Cara Kerjanya

Mungkin Anda sudah sering mendengar mengenai kata Reseller, apa reseler itu? Tugas apa saja reseller? Untung dan rugi menjadi reseller? Serta cara kerja reseller seperti apa?.

Dengan berkembangnya teknologi dan perkembangan zaman kian berkembang dimana penjualan serba menggunakan online. Baik pedagang maupun usaha lainnya beralih menggunakan online dengan membuka toko online yang dapat dijumpai di media sosial, internet atau lainnya.

Seiring berkembangnnya pebisnis atau pedagang yang menggunakan media internet sebagai basis utama dalam berbisnis. Dengan begitu muncul pekerjaan baru yang mengurus hal tersebut seperti reseller dan dropshipper.

Pengertian Reseller

Pengertian reseller merupakan penamaan kata dari bahasa inggris yang terdiri dari re yaitu kembali dan seller yaitu penjual. Bila diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia reseller adalah penjual kembali.

Dengan pengertian tersebut menjadi jelas bahwa reseller adalah sebuah individu atau kelompok perusahaan yang membeli barang atau jasa dengan tujuan menjual kembali bukan digunakan atau dikonsumsi sendiri dengan bertujuan mendapatkan keuntungan dari hasil penjualan tersebut.

Sistem atau cara Kerja Reseller

Reseller Pengertian Syarat Sistem dan Cara Kerjanya

Sebagai orang yang ingin menjadi reseller tentu akan membeli barang dari berbagai macam distributor, agen, produsen, supplier atau lainnya. Selanjutnya di stok sebagai persedian dari berbagai barang yang akan dijual kembali. Barang yang sudah dibeli tentu selanjutnya akan di jual kembali dengan harga yang lebih tinggi dari harga saat membeli dari agen atau supplier.

Baca Juga:  √ Pengertian Debat Aktif, Tujuan, Manfaat, Unsur dan Langkahnya

Hal demikian bagi seorang reseller membutuhkan sedikik banyak modal untuk membeli dan melakukan stok barang yang akan dijual kembali. Dengan banyaknya ollshop yang ada dimana-mana, bagi reseller terlebih dahulu membeli barang baik secara langsung maupun membeli secara online.

Selanjutnya reseller membuka atau membuat toko online yang selanjutnya mempromosikan barang tersebut melalui berbagai macam media mulai dari sosmed, blog, situs, atau lainnya. Kemudian menjual barang yang sudah distok dengan harga yang lebih tinggi dari harga awal pembelian.

Syarat Menjadi Reseller

Bagi Anda yang ingin menjadi reseller ada beberapa syarat yang harus dipenuhi diantaranya modal yang mana sangat dibutuhkan bagi reseller yang akan digunakan untuk membeli stok barang yang akan dijual kembali. Syarat lainnya selain memiliki modal sebagai reseller harus ahli dalam promoso produk dan memiliki koneksi yang baik dengan banyaknya supplier. Dimana supplier menjadi sumber utama pemasok barang yang akan dijual kembali.

Sebagai orang yang menjadi reseller didunia maya, tentu harus mengetahui berbagai teknik dalam berdagang secara online, ngeblog, mempromosikan di sosial media dan sega jenis penggunaan media online lainnya. Hal tersebut tidak lain agar dapat melancarkan secaga jenis upaya jual beli dalam perdagangan di internet.

Secara singkatnya ada 5 poin penting yang harus dimiliki bagi reseller, yakni:

  • Niat, bahwa tujuan melakukan reseller
  • Modal yakni berupa uang, pengetahuan tentang jual beli atau hal lainnya yang dapat mendukung usaha.
  • Hubungan sosial atau koneksi dengan relasi, supplier, temand an lain sebagainya, tak lupa koneksi internet yang harus bisa diandalkan.
  • Teknik dalam pemasaran.
  • Hal yang terpenting yaitu Do’a kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Keuntungan Reseller

Seperti kebanyakan pedagang yang melakukan perdagangan yakni mencari keuntungan dari penjualan. Begitu pula reseller dengan keuntungan yang didapatkan dari selisih harga jual dengan harga pembeli. Keuntungan yang diperoleh dari sertiap penjualan barang yang kemudian dijual kembali.

Baca Juga:  √ Pengertian Teknologi, Jenis dan Manfaatnya (Pembahasan Lengkap)

Kerugian Reseller

Kerugian reseller sama dengan pedagang lainnya yakni barang tidak laku yang menjadikan kerugian bagi reseller. Hal ini dapat menyebabkan menurunnya kualitas barang, rusak atau berbagai macam faktor lainnya. Hal demikian dapat mengakibatkan kerugian secara mental maupun fisik secara materi bagi reseller.

Demikian penjelasan tentang Reseller : Pengertian, Syarat, Sistem dan Cara Kerjanya, semoga dapat bermanfaat.