Metamorfosis Lalat : Pengertian, dan Proses Tahapannya

Posted on

Metamorfosis Lalat : Pengertian, dan Proses Tahapannya – Apakah anda sekalian tau tahapan metamorfosis pada hewan lalat? Pada kesempatan kali ini Studi News akan menjelaskan tentang pengertian dan tahapan metamorfosis dari lalat. Mari simak pembahasan berikut.

Metamorfosis Lalat : Pengertian, dan Proses Tahapannya

Mari kita bahas bersama mengenai pengertian metamorfosis terlebih dahulu.

Pengertian Metamorfosis Lalat

Lalat yakni salah satu jenis hewan yang mana masuk dalam salah satu jenis serangga dari ordo Diptera (yang mana berasal dari bahasa Yunani yang artinya dua dan petra yang berarti sayap).

Perbedaan antara lalat dan ordo serangga lain yang paling terkihat yaitu lalat mempunyai sepasang sayap untuk terbang dan sepasang halter yang berasal dari sayap belakang, pada metatoraks.

Seperti yang telah kita ketahui bahwa lalat yakni serangga pembawa bibit penyakit. Hal ini dikarenakan lalat suka hinggap pada tempat yang kotor lalu menghinggapi makanan.

Lalat sendiri mengalami metamorfosis sempurna, yang artinya bahwa lalat mengalami 4 fase yang merupakan fase telur, fase larva, fase pupa, dan imago (alat dewasa).

Metamorfosis Lalat : Pengertian, dan Proses Tahapannya

Proses Tahapan Metamorfosis Lalat

1. Tahapan Telur

Fase pertama dalam tahap metamorfosis pada lalat diawali dengan stadium telur. Telur yang dihasilkan dari lalat betina setelah sel telurnya tersebut terbuahi oleh spermatozoa lalat jantan.

Telur lalat pada umumnya diletakan secara berkelompok oleh induk lalat pada tempat-tempat yang kotor, seperti tempat yang banyak dengan sampah, bangkai, bahkan di kotoran manusia.

Terdapat alasan yang membuat lalat meletakan telurnya pada tempat tempat kotor sebab pada tempat-tempat yang kotor tersebut lah biasanya mengandung banyak protein yang mana dapat menjadi makanan larva lalat pada saat telur menetas nantinya.

Baca Juga:  Teks Laporan Hasil Observasi : Pengertian, Ciri, dan Tujuan

Tempat yang kotor dianggap sebagai tempat yang aman bagi induk lalat sebagai tempat meletakan telur sebab hal ini jauh dari jangkauan para predator.

Lalat mempunyai telur yang berbentuk lonjong bulat serta berwarna putih dengan ukuran berkisar 1 sd 2 mm. Dalam prosesnya, telur pada umumnya akan menetas pada waktu 1 hari sampai akhirnya berubah menjadi larva. Fase ini dinamakan sebagai periode embrionik.

2. Tahapan Larva

Fase kedua setelah telur menetas yaitu akan menjadi larva. Larva yang disebut juga dengan belatung ini tak berhenti makan guna menyiapkan dirinya untuk masuk dalam metamorfosis selanjutnya yang merupakan memasuki periode post embrionik.

Post embrionik yaitu periode yang mana lalat telah berubah menjadi larva. Dalam tahapan ini, larva terbagi atas 3 jenis, yaitu larva instar I, larva instar II, serta larva instar III.

Dalam pembagian jenis larva ini berdasarkan dengan pergantian kulit yang mana terjadi sebanyak 3 kali dalam waktu 7 sampai 10 hari. Bentuk dari larva ini sangat menjijikkan sebab larva sendiri memakan banyak kotoran.

Seiring dengan pergantian kulit atau molting, tubuh larva akan akan menjadi semakin mengeras dan juga membesar. Pada periode larva ini bisa dibilang sangat cepat, hanya memerlukan waktu 2 hari saja untuk melewatinya.

Setelah pada periode pergantian kulit yang terakhir, larva lalat selanjutnya akan mencari tempat untuk berlindung. Inilah yang menjadi tanda dari metamorfosis lalat telah memasuki dalam tahapan selanjutnya yaitu fase pupa atau kepompong.

3. Tahapan Pupa

Setelah periode instar proses terakhir yaitu, larva lalat akan mencari tempat untuk perlindungan sebagai tempat untuk bertapa dan menjalani fase pupa. Tempat yang dipilih yaitu pada tempat yang gelap serta terlindung dari sinar matahari langsung.

Baca Juga:  Metamorfosis Capung : Pengertian, & Proses Tahapannya

Struktur dari tubuh larva juga akan berubah memiliki kokon dengan warna coklat serta tekstur yang keras. Larva mulai memasuki periode pupa selanjutnya tumbuh membelah selama 1 minggu.

Pada hari ke 3 sampai hari ke 6 pupa akan mulai membentuk sepasang sayap, akhirnya ia keluar dari selubungnya untuk terbang sebagai lalat dewasa.

4. Tahapan Imago (Lalat Dewasa)

Setelah melewati fase pupa, proses metamorfosis yang terakhir yaitu imago. Lalat dewasa yang berhasil keluar dari selubung kokon atau pupa selanjutnya lalat akan terbang kesana kemari untuk mencari makan.

Biasanya makannanya yaitu zat zat organik yang membusuk serta dapat mengeluarkan bau tidak sedap. Pada fase imago panjang umurĀ  dari lalat yaitu sekitar 21 hari saja.

Meskipun demikian, pada saat lalat imago betina ini berhasil dibuahi, selaanjutnya Ia akan bertelur yang mana akan menghasilkan kurang lebih 900 butir telur selama hidupnya. Dalam peletakan telur inilah yang menjadikan suatu awal proses dalam metamorfosis pada lalat.

Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai Metamorfosis Lalat : Pengertian, dan Proses Tahapannya dari Studi News. Semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan ilmu pengetahuan bagi para pembaca. Terima Kasih.